Pada 2022, Timnas Curacao dua kali babak belur dihajar Timnas Indonesia dalam laga uji coba internasional. Namun, berselang tiga tahun, nasib kedua tim berbalik 180 derajat: Curacao lolos ke Piala Dunia 2026, sementara Indonesia hanya bisa gigit jari.
Indonesia yang saat itu dilatih oleh Shin Tae-yong menang 3-2 di laga pertama (24/9/2022) dan 2-1 di pertandingan kedua (27/9/2022).
Kala itu, Tim Garuda sedang dalam masa persiapan jelang Piala Asia 2023 yang kemudian dilanjutkan dengan langkah pertama di putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menghadapi Brunei pada Oktober 2023.
Di kubu lawan, Curacao saat itu dilatih Remko Bicentini Perubahan signifikan terjadi saat Dick Advocaat masuk pada Januari 2024. Penunjukkan pelatih gaek berjuluk Si Jenderal Kecil itu menjadi titik balik.
Efeknya tangan dinginnya langsung terasa. Di putaran 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF, Curacao menyapu bersih kemenangan di Grup C.
Di putaran tiga pun sama. Tergabung di Grup B Bersama Jamaika, Trinidad-Tobago dan Bermuda, Curacao tak terkalahkan dengan catatan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.
Puncaknya tentu pada Selasa (18/11/2025). Hasil imbang 0-0 atas tuan rumah Jamaika memastikan Juninho Bacuna dkk. lolos langsung ke Piala Dunia 2026!
Hasil penuh sejarah karena untuk pertama kalinya Curacao lolos ke putaran final!
An island dream! Curaçao qualify for their first-ever #FIFAWorldCup. 🇨🇼🤩#WeAre26 pic.twitter.com/QXsBTbNjzh
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) November 19, 2025
Bagi Advocaat, yang sudah malang melintang melatih timnas Belanda, Korea Selatan, hinggal level klub seperti Rangers atau Zenit, bisa jadi prestasi bareng negara kecil di area Kepulauan Karibia ini merupakan pencapaian terbesarnya sebagai pelatih.
Sebuah ironi bagi Indonesia. Pada akhirnya Tim Garuda gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia usai mentok di putaran 4.
Ironinya semakin perih jika melihat rekam jejak Kluivert. Legenda Belanda itu pernah melatih Curacao dalam dua periode (2015-2016 dan 2021) tanpa prestasi yang mentereng. Sosok yang gagal mengangkat performa Curacao justru dipercaya memegang kemudi Indonesia.
Kini, Dick Advocaat dan masyarakat Curacao tengah menanti undian putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 5 Desember mendatang.



