Martin O’Neill Dinobatkan Sebagai Manajer Terbaik SPFL Bulan November

Martin O’Neill saat memimpin timnya melawan FC Midtjylland di ajang Europa League. (IMAGO / Gonzales Photo)

Manajer sementara Celtic, Martin O’Neill, telah menerima penghargaan bergengsi dengan dinobatkan sebagai Scottish Premiership Manager of the Month untuk Bulan November. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dampak instan yang ia berikan sejak kembali ke kursi panas di Celtic Park.

O’Neill sukses memimpin The Bhoys meraih kemenangan di ketiga pertandingan SPFL mereka selama bulan November, mengalahkan Kilmarnock, St Mirren, dan Hibernian.

Performa Celtic tak berhenti di liga domestik. Di bawah asuhan O’Neill, The Hoops juga berhasil menaklukkan rival abadi, Rangers, untuk mengamankan tempat di final Premier Sports Cup. Mereka juga mencatatkan kemenangan tandang yang mengesankan atas Feyenoord di ajang Liga Europa.

Baca Juga: Krisis Kepercayaan Diri Rangers Diakui Rohl Jelang Laga Kontra Dundee United

Berbicara kepada media di Lennoxtown pada hari Selasa (2/12/2025), menjelang pertandingan terakhirnya melawan Dundee, bos sementara Celtic itu menyampaikan rasa senangnya atas penghargaan yang ia terima.

“Saya benar-benar senang, saya sungguh senang dengan hal itu!” kata O’Neill. “Saya pasti telah meninggalkan semacam kesan. Ini mungkin tidak berarti apa-apa bagi istri saya, tetapi jangan khawatir, saya akan tetap menunjukkannya padanya!”

Ia juga menyiratkan ambisi untuk menutup masa baktinya dengan gemilang: “Jika, setelah besok, kami berada dalam posisi untuk mendekati Hearts, maka itu akan luar biasa.”

 

Pekerjaan Selesai: Laga Perpisahan Sang Legenda

Legenda Celtic tersebut mengambil alih kemudi klub dalam masa krusial setelah Brendan Rodgers mengumumkan pengunduran dirinya pada akhir Oktober.

O’Neill mengonfirmasi bahwa pertandingan Rabu malam melawan Dundee akan menjadi penampilan terakhirnya di dugout klub.

“Anda akan lega mengetahui bahwa ini pasti akan menjadi yang terakhir setelah besok malam,” tegas O’Neill. “Petinggi klub telah meyakinkan saya. Orang baru akan masuk. Saya tidak yakin dengan prosesnya, tetapi saya tahu ini adalah pertandingan terakhir saya.”

Mengenai perannya, ia menambahkan: “Itu adalah tugas yang diberikan. Entah saya akan bertahan dua minggu, atau lima atau enam minggu, itu akan selalu terjadi. Saya sama sekali tidak memiliki keluhan.

Saya pikir ini bagus, jadi ini bukan kelanjutan. Seorang pria muda akan datang, dan tugasnya diserahkan kepadanya. Namun, jelas kami memiliki pertandingan besar di sini besok malam, dan saya ingin memenangkannya jika kami bisa. Itu tidak akan mudah. Dundee mengalahkan kami beberapa minggu lalu, jadi kami punya sedikit pekerjaan di tangan kami.”

Manajer berusia 73 tahun itu menutup komentarnya dengan pujian tinggi untuk para pemainnya yang mau memberi respons positif di masa kepelatihannya yang singkat itu.

“Laga ini tentang mencoba memenangkan pertandingan, bukan tentang perpisahan saya. Hal yang baik adalah para pemain telah merespons dan menunjukkan kemauan untuk menerapkan beberapa hal yang menurut saya penting dalam permainan.

Saya tidak bisa memuji para pemain ini terlalu tinggi. Kami punya satu pertandingan lagi untuk saya, dan mereka punya malam-malam besar di depan mereka.”

 

Jorge Martin: From Heaven to Hell

Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia

SPOTV NOW