Tahun 2026 dipastikan akan menjadi tahun “gila” bagi para pencinta olahraga di seluruh dunia. Meski demam Piala Dunia FIFA 2026 bakal mendominasi tajuk utama, kalender olahraga tahun tersebut ternyata menyimpan deretan mega-event lain yang tak kalah prestisius.
Dari debut cabang olahraga baru di Olimpiade Musim Dingin hingga kolaborasi tak masuk akal antara UFC dan politik Amerika, 2026 akan menjadi salah satu tahun tersibuk dalam sejarah olahraga modern.
Siapkan kalender Anda, inilah event-event raksasa non-sepak bola yang siap menggebrak tahun 2026:
Winter Olympics & Paralympics
(6–22 Februari & 6–15 Maret)
Italia kembali menjadi pusat perhatian! Milan-Cortina akan menjadi tuan rumah ajang olahraga musim dingin paling bergengsi ini. Menariknya, olahraga Ski Mountaineering akan debut sebagai cabang resmi. Paralimpiadenya pun diprediksi akan menjadi yang terbesar dalam sejarah partisipasi atlet.
View this post on Instagram
ICC T20 World Cup (Men & Women)
7 Februari-8 Maret & 12 Juni-5 Juli
Dunia kriket memanas! India dan Sri Lanka akan menjamu turnamen pria, sementara Inggris dan Wales menjadi tuan rumah untuk wanita. Mengingat kriket sudah dipastikan masuk Olimpiade LA 2028, ajang ini jadi tolok ukur kekuatan dunia sebelum panggung Olimpiade.
World Baseball Classic
(5–17 Maret)
Setelah sukses besar di 2023, ajang pembuktian kasta tertinggi baseball dunia ini kembali hadir. Shohei Ohtani dan Jepang akan datang sebagai juara bertahan. Amerika Serikat hingga Korea Selatan dipastikan bakal tampil dengan kekuatan penuh, membawa bintang-bintang MLB mereka ke lapangan hijau.
View this post on Instagram
World Team Table Tennis Championships
(28 April–10 Mei)
London akan merayakan ulang tahun ke-100 ITTF tepat di kota kelahirannya. China memang masih menjadi raksasa yang sulit ditumbangkan (tim putra mereka punya 23 gelar!), namun kebangkitan Jepang, Korea Selatan, hingga Prancis siap memberikan kejutan “David vs Goliath”.
UFC White House
(14 Juni)
Ini dia yang paling gila! CEO UFC Dana White dan Presiden AS Donald Trump telah mengonfirmasi rencana gelaran MMA di Gedung Putih. Belum ada jadwal laga resmi, tapi bayangkan para petarung terbaik dunia berduel di lokasi paling ikonik di Amerika Serikat. Sejarah baru olahraga bertemu politik!
“Open the White House, I am coming” 🇺🇸
Islam Makhachev wants to defend his welterweight strap at #UFCWhiteHouse #UFC322 pic.twitter.com/ZoiW8DRwIm
— UFC on TNT Sports (@ufcontnt) November 16, 2025
Nations Championship
(4 Juli–29 November)
Reformasi besar-besaran di dunia Rugby Union. Turnamen ini akan menyatukan 12 tim elit dunia, termasuk tim dari Six Nations dan Rugby Championship, plus tamu undangan seperti Jepang dan Fiji. Ini adalah format baru yang paling dinanti oleh para penggemar olahraga fisik ini.
Commonwealth Games
(23 Juli–2 Agustus)
Sempat hampir batal karena masalah biaya di Australia, Glasgow akhirnya turun tangan sebagai penyelamat. Meski skalanya sedikit dipangkas (hanya 10 cabang olahraga), ajang ini tetap memiliki nilai historis dan gengsi yang sangat tinggi di antara negara-negara persemakmuran.
FIH Hockey World Cup (Men & Women)
(15–30 Agustus)
Untuk ketiga kalinya dalam sejarah, Piala Dunia Hoki putra dan putri akan digelar bersamaan. Belgia dan Belanda akan menjadi panggung bagi tim-tim hoki lapangan terbaik dunia untuk memperebutkan takhta tertinggi.
View this post on Instagram
Asian Games & Para Games
(19 September–4 Oktober)
Kabar gembira buat fans di Asia! Jepang (Aichi-Nagoya) akan menjadi tuan rumah. Selain 32 cabang Olimpiade, kita akan melihat aksi di cabang populer Indonesia seperti Sepak Takraw, Wushu, Pencak Silat (Jujitsu/Kurash), hingga Esports dan MMA. Indonesia tentu diharapkan kembali mendulang emas di sini!
Rugby League World Cup (Men, Women & Wheelchair)
(15 Oktober–15 November)
Australia, Selandia Baru, dan Papua Nugini akan menjadi tuan rumah bersama. Ini akan menjadi momen terakhir di mana turnamen pria, wanita, dan kursi roda digelar secara serentak sebelum siklusnya dipisah di masa depan. Sebuah festival rugby yang luar biasa!



