Al Ittihad vs Al Taawoun
Tanggal: Minggu, 4 Januari 2026
Kick-off: 00.30 WIB
Stadion: Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah
Siaran Langsung: Streaming di SPOTV NOW
Ketika Sergio Conceição mengambil alih kursi pelatih Al Ittihad dari Laurent Blanc pada 7 Oktober 2025, sang juara bertahan sedang terseok-seok. Kini, tiga bulan berselang, pelatih asal Portugal itu berhasil menstabilkan kapal dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
Al Ittihad datang ke laga ini dengan modal empat kemenangan beruntun di semua kompetisi. Mereka menyingkirkan Al Shabab di perempat final Piala Raja, menekuk Nasaf di Liga Champions AFC, serta meraih dua kemenangan liga atas Al Shabab dan Neom.
Dalam periode tersebut, Al Ittihad mencetak 10 gol dan hanya kebobolan 2, termasuk dua laga dengan catatan nirbobol. Perlahan tapi pasti, sang juara bertahan mulai merangkak naik di klasemen.
Karim Benzema tampil tajam dengan torehan empat gol, sementara Steven Bergwijn menyumbang dua gol dan satu assist. Dua nama ini akan menjadi ancaman utama bagi Al Taawoun.
Penguasaan Bola
Di bawah arahan Conceição, Al Ittihad menjadi tim paling dominan dalam penguasaan bola. Mereka memimpin liga dengan rata-rata penguasaan 61,9%, memaksa lawan lebih banyak mengejar bola dan mengurangi ancaman serangan.
Strategi ini bukan hanya menguras fisik lawan, tetapi juga mematahkan mental mereka. Bukan sekadar menguasai bola, Al Ittihad juga efektif.
Mereka mencatat rata-rata 476 umpan sukses per laga, tertinggi di liga, bukti bahwa tim ini kini lebih terorganisir dan mampu membangun serangan dari belakang dengan rapi.
Saat ditanya soal peluang juara, Conceição menjawab diplomatis:
“Kami fokus satu laga ke satu laga. Semua pemain siap, baik starter maupun cadangan. Kami ingin menang di setiap pertandingan, dan persaingan akan terlihat jelas di akhir musim.”
Ujian Berat di Depan Mata
Lawan mereka kali ini adalah Al Taawoun, kejutan terbesar musim ini. Tim asuhan Péricles Chamusca kini duduk di posisi ketiga, hanya tiga poin di belakang pemuncak klasemen Al Nassr. Jika menang di Jeddah, mereka bisa merangsek ke puncak klasemen.
Roger Martinez dkk. pun unggul delapan poin dari Al Ittihad dan punya rekor tandang sempurna: lima kemenangan dari lima laga, satu-satunya tim yang mampu melakukannya musim ini. Mereka juga tak terkalahkan dalam lima laga terakhir dengan empat kemenangan.
Bagi Al Ittihad, ini bukan sekadar laga kandang—ini adalah ujian sesungguhnya. Untuk menjaga tren positif, mereka harus tampil maksimal melawan tim yang sejauh ini jadi paket kejutan Liga Pro Saudi.



