Al Hilal vs Al Hazem
Tanggal: Kamis, 8 Januari 2026
Kick-off: 22.00 WIB
Venue: Kingdom Arena, Riyadh
Tayangan: Livestream di SPOTV NOW
Persaingan menuju takhta juara Saudi Pro League musim ini memanas. Al-Hilal saat ini di puncak klasemen, tetapi nafas Al-Nassr terasa sangat dekat di tengkuk mereka—hanya berselisih satu poin.
Pekan ke-14 menjadi momentum krusial bagi skuad asuhan Simone Inzaghi untuk tetap menjaga jarak sebelum pada 12 Januari kedua tim saling bersua.
Kamis ini, Al Hilal menjamu Al Hazem di Kingdom Arena. Performa Al Hazem belakangan naik-turun: dua kemenangan dan dua kekalahan dalam lima laga terakhir, dan kini tertahan di posisi ke-11 setelah kalah tipis 1-2 dari Neom pekan lalu.
Di atas kertas, menjamu Al-Hazem di Kingdom Arena seharusnya menjadi misi yang mudah bagi The Blue Waves. Tim tamu datang dengan tren inkonsisten, terdampar di peringkat ke-11, dan baru saja menelan kekalahan tipis 1-2 dari Neom pekan lalu.
Namun, jangan tertipu oleh posisi klasemen. Al-Hazem memiliki salah satu unit pertahanan paling solid di liga musim ini. Mereka baru kebobolan 17 kali—rekor pertahanan terbaik ketujuh di kasta tertinggi Saudi.
Sosok di balik kokohnya tembok tersebut adalah Bruno Varela. Sang penjaga gawang telah mencatatkan 38 penyelamatan (terbanyak ke-5 di liga), sebuah statistik yang menunjukkan bahwa Al-Hazem sangat lihai dalam meredam agresivitas lawan.
Artinya, laga ini jauh dari kata mudah bagi Al Hilal. Tiga poin menjadi harga mati untuk menjaga singgasana sebelum laga penentu melawan Al Nassr.
Untungnya, rekor pertemuan berpihak pada kubu tuan rumah: dalam lima duel terakhir, Al Hilal tak pernah kalah, meraih empat kemenangan dan mencetak total 20 gol.
Inzaghi akan kembali mengandalkan kreativitas dan ketajaman Sergej Milinković-Savić serta Darwin Núñez untuk membongkar blok pertahanan Al Hazem.
Dalam tiga laga terakhir, Milinković-Savić terlibat pada empat gol (2 gol, 2 assist). Núñez juga menunjukkan kontribusi penting dengan dua gol dan satu assist dalam empat penampilan terakhirnya.
Dengan tensi perburuan gelar yang memuncak, Al Hilal paham betul: tidak ada ruang untuk terpeleset.



