Ong Yew Sin mengungkapkan bahwa dirinya menerima pesan bernada hinaan dan ancaman melalui media sosial menyusul kegagalan melangkah jauh di BWF Indonesia Masters 2026.
Ong bersama pasangannya, Teo Ee Yi, tersingkir di babak pertama setelah kalah 18–21, 15–21 dari pasangan Chinese Taipei, Lee Jhe-huei/Yang Po-hsuan.
MD | R32#TPE Lee Jhe-Huei-Yang Po-Hsuan 8️⃣ def. #MAS🇲🇾 Ong Yew Sin-Teo Ee Yi 21-18 21-15
⏱️29m
*Yew Sin-Ee Yi battled but went down against the 8th seeds Taiwanese pair, with their head-to-head record now at 2-4.#BadmintonMalaysia pic.twitter.com/FM2TSUqmSZ
— BAM (@BA_Malaysia) January 20, 2026
Seusai pertandingan, Ong membagikan sejumlah pesan bernada mengancam yang dikirim oleh seorang individu melalui Instagram Story.
“Saya serius dengan apa yang saya katakan, dan saya akan melakukan apa pun untuk memaksa kamu pensiun,” tulis individu tersebut.
Serangan tersebut sudah dimulai sejak hari Minggu, dengan orang yang sama juga melayangkan ancaman kepada Teo.
Dalam salah satu pesan, individu itu menuliskan niat untuk mencederai Teo demi memaksa Ong berganti pasangan atau pensiun, serta memperingatkan bahwa hal tersebut bisa berakibat fatal jika hasil pertandingan mereka tidak membaik.
Ini bukan kali pertama pebulu tangkis Malaysia menjadi sasaran kecaman dan ancaman di media sosial.
Pada Oktober lalu, Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam pelecehan serta ancaman terhadap pemain nasional, sekaligus mendesak agar tindakan yang lebih tegas diambil untuk melindungi para atlet.
I need translation, mesti ada death threats kat dm ni. pic.twitter.com/rTdhRsTS8O
— na. (@jiwonieranika) January 20, 2026



