Mampukah Tes Sepang memprediksi juara MotoGP?

(Dorna)

Hanya tinggal beberapa hari sebelum Tes MotoGP Sepang 2026 digelar—menjadi penanda awal dimulainya satu lagi musim yang sarat aksi dan drama balap motor.

Dengan seluruh 22 seri musim ini disiarkan langsung di SPOTV NOW, antusiasme kian meningkat jelang aksi pertama di lintasan. Ikuti kami di media sosial (SEA, Malaysia, Indonesia, Thailand) untuk kabar terkini serta laporan langsung dari Sirkuit Internasional Sepang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV Malaysia (@spotvmy)

Tes Sepang kerap dijadikan tolok ukur awal untuk menilai kekuatan tim dan pembalap menjelang musim baru. Namun, sejarah menunjukkan bahwa hasil di Malaysia jarang menjadi indikator akurat siapa yang pada akhirnya akan mengangkat trofi juara dunia.

Ada juara dunia yang tampil dominan di Sepang, ada yang nyaris tak menonjol, dan ada pula yang “bergerak senyap”—sebelum akhirnya muncul sebagai juara di akhir musim.

Berikut kilas balik performa sejumlah juara MotoGP dalam beberapa musim terakhir saat Tes Sepang, sebelum mereka menutup musim sebagai juara dunia.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV Malaysia (@spotvmy)

Juara Dunia 2025: Marc Marquez

Hari terakhir Tes Sepang: Ke-5

Tes Sepang 2025 lebih dikenang karena insiden ketimbang catatan waktu tercepat. Sorotan tertuju pada Jorge Martin, yang kecelakaan di awal tes mengganggu upaya mempertahankan gelarnya bahkan sebelum musim benar-benar dimulai.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV Malaysia (@spotvmy)

Dari sisi kecepatan, Álex Márquez mencatat waktu tercepat 1:56,493, unggul tipis atas Francesco Bagnaia (+0,007 dtk) dan Fabio Quartararo (+0,231 dtk). Namun angka-angka itu tidak sepenuhnya menggambarkan situasi.

Marc tertinggal 0,549 detik dari waktu adiknya, tetapi menuntaskan 70 lap pada hari terakhir—salah satu jumlah tertinggi dalam satu sesi. Alih-alih mengejar waktu tercepat, pembalap Spanyol itu fokus beradaptasi dengan motor Ducati barunya serta menjalankan simulasi balapan, pendekatan yang terbukti membuahkan hasil sepanjang musim.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV Indonesia (@spotv.indonesia)

Juara Dunia 2024: Jorge Martin

Hari terakhir Tes Sepang: Ke-2

Pada 2024, Bagnaia memecahkan rekor lap Sepang dengan catatan impresif 1:56,682, menjadikannya favorit awal musim.

Namun ia tidak sendirian di kelompok elite. Martin (+0,172 dtk), Enea Bastianini (+0,233 dtk), dan Álex Márquez (+0,256 dtk) sama-sama mencatat waktu di bawah 1 menit 57 detik—pertanda awal bahwa dominasi Bagnaia akan mendapat tantangan sengit sepanjang musim.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV Malaysia (@spotvmy)

Juara Dunia 2023: Francesco Bagnaia

Hari terakhir Tes Sepang: Ke-2

Cuaca menjadi faktor utama pada Tes Sepang 2023, dengan hujan terus-menerus mengganggu sesi dan memaksa tim memaksimalkan setiap celah yang memungkinkan saat lintasan.

Luca Marini tampil tercepat dengan 1:57,889, tetapi perhatian juga tertuju pada Bagnaia—satu-satunya pembalap lain yang mencatat waktu di kisaran 1:57, hanya 0,080 detik lebih lambat. Itu menjadi sinyal kecepatan balapannya yang kemudian mengantarkannya meraih gelar dunia kedua secara beruntun.

Juara Dunia 2022: Francesco Bagnaia

Hari terakhir Tes Sepang: Ke-6

Tes Sepang 2022 menghadirkan nama-nama tak terduga di puncak catatan waktu. Enea Bastianini (1:58,131) dan Aleix Espargaró (+0,026 dtk) menjadi yang tercepat, menegaskan kekuatan tim satelit Ducati serta kemajuan berkelanjutan Aprilia.

Sebaliknya, Bagnaia (+0,134 dtk) tampak kurang menonjol meski memasuki musim sebagai runner-up tahun sebelumnya. Bahkan, ia memulai kampanye 2022 tanpa podium dalam lima balapan pertama—jauh dari gambaran seorang juara dunia di akhir musim.

Juara Dunia 2021: Fabio Quartararo

Hari terakhir Tes Sepang: Tiada

Tes Sepang tidak digelar pada 2021 akibat pengetatan pembatasan COVID-19 di Malaysia, membuat tim kehilangan tolak ukur awal musim yang krusial.

Juara Dunia 2020: Joan Mir

Hari terakhir Tes Sepang: Ke-10

Sebelum pandemi COVID-19 mengacaukan kalender balap. Tes Sepang 2020 menjanjikan musim yang sangat kompetitif. Seluruh pembalap tetap MotoGP mencatat waktu di bawah dua menit, mencerminkan rapatnya jarak performa saat itu.

Quartararo menjadi yang tercepat pada hari terakhir dengan 1:58,349, mempertegas reputasinya sebagai bintang baru Yamaha. Sebaliknya, Joan Mir (+0,387 dtk) nyaris tak mencuri perhatian, sementara rekan setim Suzuki Ecstar, Álex Rins (+0,101 dtk), justru dipandang sebagai kandidat juara yang lebih meyakinkan kala itu.

 

Jorge Martin: From Heaven to Hell

Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia

SPOTV NOW