Kehadiran Asia Tenggara di kancah tenis dunia terus berkembang, dengan semakin banyak pemain dari kawasan ini yang kini menembus 1000 besar peringkat tunggal ATP dan WTA.
Meski kawasan ini masih mencari konsistensi di level tertinggi olahraga tersebut, kemunculan talenta baru dan pemain berpengalaman terus mengangkat profil tenis Asia Tenggara.
Berikut beberapa pemain yang menjadi tulang punggung utama.
Filipina
Filipina dan Asia Tenggara saat ini dipimpin oleh bintang utama, Alex Eala, yang terus memikul harapan negara dan kawasan.
Berada di peringkat ke-29 dunia dalam ranking tunggal WTA saat artikel ini ditulis, petenis berusia 20 tahun itu merupakan pemain Asia Tenggara dengan peringkat tertinggi sekaligus salah satu prospek paling menjanjikan di tenis wanita. Kebangkitannya tidak hanya meningkatkan posisi Filipina dalam olahraga ini, tetapi juga mendorong minat terhadap tenis di seluruh kawasan.
View this post on Instagram
Thailand
Thailand tetap menjadi negara dengan kedalaman tenis terbaik di kawasan ini dari segi jumlah pemain, terbukti dari dominasi mereka di SEA Games 2025 dengan raihan tiga emas, tujuh perak, dan satu perunggu.
Di sektor putra, terdapat tujuh pemain Thailand dalam 1000 besar ATP, dipimpin oleh Maximus Jones (peringkat 317). Ia menjalani musim 2025 yang impresif dengan dua medali emas SEA Games serta gelar ATP Challenger Tour pertamanya di Pantai Gading.
Di sektor putri, persaingan juga cukup ketat dengan delapan pemain masuk 1000 besar WTA. Lanlana Tararudee (peringkat 106) memimpin daftar tersebut dan kini semakin dekat menembus 100 besar dunia. Tahun ini, petenis berusia 21 tahun itu mencatat debut di babak utama Grand Slam di Australian Open serta meraih gelar WTA 125 pertamanya di Austin, Amerika Serikat.
View this post on Instagram
Indonesia
Untuk Indonesia di sektor putra, peraih dua medali emas SEA Games, Muhammad Rifqi Fitriadi, berada di peringkat ke-613 dunia dan terus aktif tampil di turnamen ITF.
Sementara di sektor putri, Janice Tjen menjadi pemain terbaik negara dengan peringkat ke-40 dunia saat ini. Ia diikuti oleh Priska Madelyn Nugroho (peringkat 426), yang pernah mencapai peringkat tertinggi karier di posisi ke-265 pada tahun 2023.
View this post on Instagram
Malaysia
Malaysia juga memiliki wakil di kedua tur, dipimpin oleh pasangan saudara Leong yang mulai mencuri perhatian di level profesional.
Mitsuki saat ini berada di peringkat ke-661 dunia dalam ATP, sementara Shihomi di posisi ke-961 dalam ranking WTA. Kehadiran mereka mencerminkan upaya berkelanjutan Malaysia dalam melahirkan pemain yang mampu bersaing di tingkat internasional.
View this post on Instagram



