Marco Bezzecchi memecahkan rekor MotoGP yang telah bertahan selama satu dekade setelah menjuarai Grand Prix Amerika Serikat 2026 pada hari Minggu.
Pembalap Aprilia Racing itu mencatat sejarah dengan melintasi garis finis di Circuit of the Americas untuk meraih kemenangan kelima secara beruntun, sekaligus mencatat 121 lap memimpin secara beruntun dan melampaui rekor sebelumnya, yaitu 103 lap milik Jorge Lorenzo pada tahun 2015.
View this post on Instagram
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Meskipun seharusnya start dari barisan depan, pembalap berusia 27 tahun itu mendapat penalti turun dua posisi grid karena menghalangi pembalap lain saat sesi kualifikasi.
Bezzecchi tetap melakukan start yang baik untuk segera naik ke posisi kedua sebelum merebut pimpinan dari Pedro Acosta di Tikungan 11.
View this post on Instagram
Setelah itu, ia mengendalikan jalannya balapan dan finis di posisi pertama, unggul 2,036 detik atas rekan setimnya Jorge Martin, sekaligus menghadirkan finis satu-dua bagi Aprilia, dengan Acosta melengkapi podium.
Peraih pole position Fabio Di Giannantonio finis di posisi keempat, diikuti juara dunia bertahan Marc Marquez.
Kemenangan di GP Amerika Serikat tersebut juga mengangkat Bezzecchi kembali ke puncak klasemen pembalap setelah sebelumnya kehilangan poin di balapan sprint pada hari Sabtu.
Ia juga mencatat pencapaian lain di Austin dengan menjadi pembalap Italia ketiga yang meraih lima kemenangan beruntun di kelas utama, serta pembalap pertama sejak Marc Marquez pada tahun 2014 yang memulai musim dengan tiga kemenangan beruntun.
View this post on Instagram



