Lima kejutan terbesar dalam sejarah Piala Thomas

Prancis mengejutkan dunia bulu tangkis setelah mengalahkan Indonesia 4-1 di Piala Thomas 2026, sekaligus menyingkirkan juara 14 kali tersebut dalam salah satu hasil paling mengejutkan dalam sejarah turnamen.

Bagi Prancis, ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah bulu tangkis mereka. Sementara bagi Indonesia, hasil ini menjadi kampanye mengecewakan lainnya — hanya untuk kedua kalinya mereka gagal mencapai semifinal sejak tahun 2012.

Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa di Piala Thomas, nama besar dan sejarah bukan jaminan. Sepanjang era, tim-tim raksasa kerap dikejutkan oleh penantang baru, dengan pertandingan sering ditentukan oleh kedalaman skuad, momentum, dan momen-momen krusial.

Selain keberhasilan terbaru Prancis, berikut lima kejutan paling dikenang dalam sejarah Piala Thomas.

China muncul sebagai kekuatan baru (1982)

Penampilan perdana China di Piala Thomas langsung memberikan dampak besar saat mereka mengalahkan Indonesia 5-4 di final di London.

Tertinggal 3-1 setelah hari pertama, China bangkit secara dramatis. Luan Jin memulai kebangkitan dengan mengalahkan legenda Rudy Hartono, sebelum Han Jian dan Chen Changjie menyamakan kedudukan. Pasangan Sun Zhian dan Yao Ximing kemudian memastikan kemenangan.

Gelar tersebut bukan hanya menjadi yang pertama bagi China, tetapi juga awal dari dominasi mereka di dunia bulu tangkis.

Malaysia tersingkir lebih awal di kandang (2000)

Sebagai tuan rumah, Malaysia memasuki edisi Kuala Lumpur dengan harapan tinggi, terutama setelah menjadi runner-up pada tahun 1998.

Namun kampanye mereka berakhir mengecewakan setelah kalah 3-2 dari Korea Selatan dan 4-1 dari Denmark, sehingga tersingkir di fase grup. Hasil ini tetap menjadi salah satu kejutan terbesar, khususnya bagi tim tuan rumah.

Jepang jadi juara (2014)

Keberhasilan Jepang pada tahun 2014 banyak ditentukan oleh kemenangan besar di semifinal.

Menghadapi juara bertahan China, tim yang dipimpin Kento Momota menang 3-0 untuk menyingkirkan raksasa tersebut secara mengejutkan. Momentum itu berlanjut ke final, dimana mereka mengalahkan Malaysia 3-2 untuk meraih gelar pertama.

Korea Selatan kejutkan China (2016)

Pada tahun 2016, Korea Selatan menciptakan salah satu kejutan terbesar era modern dengan mengalahkan China 3-1 di perempat final.

China saat itu bermain di kandang sendiri dan belum pernah gagal mencapai semifinal sejak bergabung pada tahun 1982. Kekalahan tersebut menjadi momen langka dalam sejarah dominasi mereka.

India ukir sejarah (2022)

Perjalanan India pada tahun 2022 menjadi salah satu kisah paling luar biasa dalam sejarah Piala Thomas saat mereka menjadi juara untuk pertama kalinya di Bangkok.

Tidak diunggulkan, India menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang fase gugur. H. S. Prannoy memainkan peran penting dalam membawa tim ke final.

Di partai penentuan melawan Indonesia, India tampil tenang. Lakshya Sen membuka jalan kemenangan, diikuti pasangan Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, sebelum Kidambi Srikanth memastikan kemenangan 3-0.

Jorge Martin: From Heaven to Hell

Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia

SPOTV NOW