Sejarah cedera Marc Márquez di MotoGP setelah insiden terbaru

(MotoGP)

Kecelakaan Marc Márquez di Grand Prix Prancis 2026 menambah satu lagi episode cedera dalam salah satu karier paling menantang di era modern MotoGP.

Pembalap Ducati itu mengalami patah kaki serta cedera bahu yang semakin parah saat sprint race di Le Mans, yang memaksanya absen setidaknya pada putaran Prancis dan Catalonia.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV Malaysia (@spotvmy)

Meski Márquez tetap menjadi salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP dengan enam gelar dunia kelas utama, sebagian besar perjalanan kariernya dalam beberapa tahun terakhir banyak dipengaruhi cedera dan proses pemulihan berkepanjangan.

Sejak debut pada tahun 2013 hingga putaran pembuka musim 2020, pembalap Spanyol tersebut tidak pernah melewatkan satu pun balapan MotoGP meski beberapa kali mengalami kecelakaan besar, dengan total 129 balapan beruntun.

Rentetan itu berakhir di Jerez pada tahun 2020 saat ia mengalami patah tulang humerus kanan dalam kecelakaan yang mengubah arah kariernya.

Cedera tersebut membuatnya absen sepanjang musim dan memicu berbagai komplikasi, termasuk beberapa operasi, masalah diplopia berulang, patah tulang lain, serta gangguan bahu yang terus berlanjut.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV Indonesia (@spotv.indonesia)

Antara tahun 2020 hingga 2023, Márquez melewatkan 30 Grand Prix dalam usahanya untuk pulih dan kembali bersaing di barisan depan.

Kebangkitannya mulai terlihat pada tahun 2024 setelah bergabung dengan Gresini Racing usai mengakhiri kerja sama panjang dengan Repsol Honda. Mengendarai Ducati spesifikasi lama, Márquez berhasil menjalani seluruh balapan untuk pertama kalinya sejak tahun 2019 dan kembali menjadi penantang podium maupun kemenangan.

Performa tersebut membawanya ke tim pabrikan Ducati untuk musim 2025, sekaligus menghidupkan kembali peluang perebutan gelar dunia. Namun momentum itu kembali terganggu setelah cedera bahu di Grand Prix Indonesia memaksanya absen pada empat putaran terakhir musim.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV SEA (@spotvsea)

Cedera terbaru pada tahun 2026 kini menjadi gangguan besar kedua sejak kebangkitannya bersama Ducati dan kembali memunculkan pertanyaan apakah Márquez mampu menjalani satu musim penuh tanpa masalah fisik di penghujung kariernya.

Meski demikian, Márquez berkali-kali membuktikan dirinya sulit disingkirkan. Ketahanan mental dan fisiknya tetap menjadi bagian penting dari warisannya, sama besarnya dengan enam gelar dunia yang dimilikinya.

Saat Márquez menjalani proses pemulihan terbaru, berikut ringkasan riwayat cederanya sepanjang karier MotoGP:

Musim Balapan Terlewatkan Ringkasan
2013 0/18
2014 0/18
2015 0/18
2016 0/18
2017 0/18
2018 0/18
2019 0/19
2020 13/14 Mengalami patah tulang humerus kanan di GP Spanyol sebelum menjalani beberapa operasi dan menghadapi komplikasi lanjutan.
2021 4/18 Melanjutkan proses pemulihan dari operasi lengan sebelum kembali absen akibat diplopia.
2022 8/20 Mengalami kembali diplopia di GP Indonesia sebelum menjalani operasi keempat pada lengan kanan.
2023 5/20 Mengalami patah ibu jari kanan di GP Portugal sebelum kemudian patah ibu jari kiri di GP Jerman.
2024 0/20
2025 4/22 Mengalami cedera bahu di GP Indonesia.
2026 (sedang berlangsung) 2/22 Mengalami patah kaki di GP Prancis sebelum menjalani operasi bahu.

Jorge Martin: From Heaven to Hell

Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia

SPOTV NOW