Pada Sabtu (29/11/2025) WIB, giornata ke-13 Serie A akan menyajikan pertandingan “Derby Indonesia”: Como melawan Sassuolo di Stadio Giuseppe Sinigaglia, yang dimulai pukul 02.45 WIB.
Derby Indonesia karena keterlibatan dua sosok penting dari Tanah Air: kepemilikan Como oleh keluarga Hartono dan kehadiran kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, di kubu Sassuolo.
Setelah menjadi runner-up Serie B 2023/24, Como berhasil promosi dan kini tengah menjalani musim kedua mereka di Serie A. Diluar ekspektasi, pasukan Cesc Fabregas kini bersaing ketat di zona kompetisi Eropa.
Baca Juga: Como FC: Benarkah Klub Italia Milik Indonesia Ini Menolak Data?
Saat ini, Como berada di posisi ke-6 klasemen Serie A, hanya terpaut 3 poin dari posisi kualifikasi Liga Champions yang sangat krusial. Momentum mereka tak terbantahkan, setelah pekan lalu menghajar Torino 5-1 di Turin. Pelatih Fabregas menuntut kualitas serupa saat menghadapi Sassuolo.
“Sassuolo adalah tim yang bermain berani, sepak bola menyerang, dengan pemain sayap yang kuat, kualitas di lini serang, dan rencana permainan yang sangat jelas. Saya suka cara mereka mendekati pertandingan. Mereka menjalani musim yang sangat baik, dan ini menjanjikan pertandingan yang terbuka dan teknis; sebuah kesenangan untuk dimainkan,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.
“Melawan Torino kami melihat tanda-tanda penting: rasa lapar dan tekad untuk membuat perbedaan dalam setiap detail. Tapi kini datang bagian tersulit: menjadikannya sebagai standar kami, minggu demi minggu. Konsistensi datang dari mereka yang masuk, mengubah permainan, dan merasakan dorongan untuk menantang lawan.”
Sassuolo: Idzes Ingin Balas Dendam Usai Dihajar di Coppa
Sassuolo memang tidak dimiliki oleh investor Indonesia, tetapi mereka memiliki sosok penting: kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Bek tengah ini menjadi figur kunci dalam skema Fabio Grosso musim ini, selalu tampil sebagai starter dan memimpin lini pertahanan dengan tenang.
Sassuolo sendiri adalah tim yang baru promosi kembali ke Serie A musim ini. Setelah hanya mendapatkan hasil imbang 2-2 melawan Pisa pekan lalu, Idzes dan timnya berambisi untuk menebus kesalahan tersebut.
“Ya, kami puas bisa menyamakan kedudukan, tetapi terasa pahit, karena untuk tim seperti kami dan kualitas yang kami miliki, kami bisa berbuat lebih banyak,” ujar Idzes.
“Kami adalah tim dengan banyak pemain baru, kami adalah tim yang baru dipromosikan tetapi kami ingin bertahan di Serie A dan melakukannya dengan baik di liga ini. Melalui latihan dan pertandingan, kami harus terus meningkatkan aspek mental, kami banyak menganalisis apa yang kami lakukan, tetapi mentalitas di liga ini harus selalu untuk memenangkan semua pertandingan dan mendorong diri kami semakin tinggi.”
Catatan Pertemuan
Kedua tim sudah bertemu sekali musim ini, tepatnya di ajang Coppa Italia pada 24 September lalu. Dalam laga yang juga digelar di Sinigaglia itu, Como mendominasi dan mempermalukan Sassuolo dengan skor telak 3-0, berkat dwigol dari Jesús Rodríguez dan satu gol dari Tasos Douvikas.
Kemenangan itu membawa Como melaju ke babak berikutnya, di mana mereka akan menghadapi Fiorentina pada Januari 2026. Sassuolo tentu saja bertekad keras untuk membalikkan hasil memalukan tersebut dalam pertemuan liga pertama mereka di musim 2025/2026 ini.



