{"id":1648,"date":"2025-11-25T06:22:16","date_gmt":"2025-11-25T06:22:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/?p=1648"},"modified":"2025-11-25T06:37:03","modified_gmt":"2025-11-25T06:37:03","slug":"november-kelabu-man-united-kalah-dari-10-pemain-everton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/id\/november-kelabu-man-united-kalah-dari-10-pemain-everton\/","title":{"rendered":"November Kelabu, Man United Kalah dari 10 Pemain Everton"},"content":{"rendered":"<div id=\"model-response-message-contentr_65a34ea055fbc67e\" class=\"markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color\" dir=\"ltr\" aria-live=\"off\" aria-busy=\"false\">\n<p data-path-to-node=\"2\">Periode gemilang Manchester United pada Oktober, kini hancur lebur menjadi mimpi buruk di bulan November. Pukulan terbaru datang pada Selasa dini hari WIB (25\/11\/25) ketika mereka tersungkur <b>0-1 melawan Everton<\/b> di Old Trafford.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"3\">Yang membuat kekalahan ini mencengangkan adalah konteksnya: United bermain selama <b>77 menit melawan 10 pemain<\/b> setelah insiden aneh, di mana Idrissa Gueye dari Everton diusir pada menit ke-13 usai menampar rekan setimnya sendiri, Michael Keane. Meski unggul jumlah pemain, Red Devils sama sekali tidak dapat menemukan cara membobol pertahanan tim tamu.<\/p>\n<h3>Drama Gueye-Keane dan Gol Indah Dewsbury-Hall<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"5\">Kartu merah Gueye akibat konfrontasi fisik yang panas dengan Keane harusnya memberikan inisiatif kepada United. Alih-alih memanfaatkan situasi, kubu tuan rumah langsung dihukum.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Berselang 16 menit setelah kartu merah tersebut, <b>Kiernan Dewsbury-Hall membuat gol indah<\/b>. Keunggulan itu mereka pertahankan dengan gagah berani hingga peluit akhir.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Kekalahan ini mencatatkan sejarah suram bagi Manchester United: menurut BBC, ini adalah <b>pertama kalinya mereka kalah dalam pertandingan Premier League di Old Trafford setelah tim lawan mendapatkan kartu merah<\/b>. Rekor mereka sebelumnya dalam situasi ini sangat impresif, yaitu 46 pertandingan dengan 36 kemenangan dan 10 hasil imbang.<\/p>\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/DRdWPMcjCXD\/\"><p>&nbsp;<\/p><\/blockquote>\n<p><script async defer src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script><\/p>\n<hr data-path-to-node=\"8\" \/>\n<h3>Pasang Surut di November<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Oktober adalah periode positif bagi United. Mereka mengamankan kemenangan besar atas <b>Sunderland, Brighton, dan, yang paling masif, Liverpool di Anfield<\/b>. Manajer Ruben Amorim dengan pantas meraih penghargaan <b>Manager of The Month<\/b>, sementara Bryan Mbeumo membawa pulang gelar <b>Player of The Month<\/b>.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Namun, momentum itu benar-benar hilang di November, berubah menjadi rentetan <b>tiga pertandingan tanpa kemenangan<\/b>. Sebelum kekalahan dari Everton, Bruno Fernandes dkk. hanya mampu menyelamatkan hasil imbang yang tidak meyakinkan, yaitu <b>2-2 melawan Nottingham Forest dan Tottenham<\/b>.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Rentetan hasil buruk ini membuat Manchester United melorot di klasemen Premier League. Mereka kini berada di <b>posisi ke-10<\/b> dengan 18 poin, hanya dipisahkan oleh selisih gol dari Everton yang berada di posisi ke-11 dan Liverpool di posisi ke-12. Kemenangan besar seharusnya melambungkan mereka ke zona Eropa; sebaliknya, mereka terperosok di paruh bawah sepuluh besar.<\/p>\n<h3>Jadwal Pertandingan: Kesempatan Menebus Diri<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"16\">Pasukan Ruben Amorim kini menghadapi serangkaian pertandingan krusial untuk menghentikan kemerosotan di bulan November dan kembali bersaing untuk posisi Eropa.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Mereka akan segera berusaha bangkit dalam pertandingan terakhir mereka bulan ini sebelum periode sibuk menjelang Natal dimulai pada bulan Desember.<\/p>\n<table data-path-to-node=\"17\">\n<thead>\n<tr>\n<td><strong>Tanggal<\/strong><\/td>\n<td><strong>Kompetisi<\/strong><\/td>\n<td><strong>Lawan<\/strong><\/td>\n<td><strong>Lokasi<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><span data-path-to-node=\"17,1,0,0\">Min 30 Nov<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,1,1,0\">Premier League<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,1,2,0\">Crystal Palace<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,1,3,0\">Tandang (Selhurst Park)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span data-path-to-node=\"17,2,0,0\">Kam 04 Des<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,2,1,0\">Premier League<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,2,2,0\">West Ham United<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,2,3,0\">Kandang (Old Trafford)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span data-path-to-node=\"17,3,0,0\">Sen 08 Des<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,3,1,0\">Premier League<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,3,2,0\">Wolves<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,3,3,0\">Tandang (Molineux Stadium)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span data-path-to-node=\"17,4,0,0\">Sen 15 Des<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,4,1,0\">Premier League<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,4,2,0\">Bournemouth<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,4,3,0\">Kandang (Old Trafford)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span data-path-to-node=\"17,5,0,0\">Min 21 Des<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,5,1,0\">Premier League<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,5,2,0\">Aston Villa<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"17,5,3,0\">Tandang (Villa Park)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p data-path-to-node=\"20\">Manajer Ruben Amorim tidak menahan diri dalam penilaiannya terhadap kegagalan tim.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"21,0\">&#8220;Old Trafford ada di sana mengatakan &#8216;kita semua di sini untuk mengambil langkah besar ke atas&#8217; dan saya merasa bahwa kami belum siap,&#8221; katanya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"21,0\">&#8220;Sekali lagi, dalam lima pekan ini, ketika semua orang memuji perkembangan kami, saya selalu mengatakan hal yang sama. Kami bahkan belum mendekati posisi seharusnya kami berada di klub ini.&#8221;<\/p>\n<p data-path-to-node=\"22\">Pelatih asal Portugal itu menyoroti kurangnya komitmen dan gairah, bahkan memuji semangat bertarung yang ditunjukkan oleh dua pemain Everton\u2014meskipun ia berharap timnya akan menunjukkan gairah yang sama tanpa berakhir dengan kartu merah.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"23,0\">&#8220;Bertengkar bukanlah hal yang buruk,&#8221; tegas Amorim. &#8220;Bertengkar bukan berarti mereka tidak saling menyukai. Bertengkar berarti ketika Anda kehilangan bola dan &#8216;saya akan melawan Anda karena kita akan kebobolan&#8217;. Saya berharap para pemain saya, ketika mereka kehilangan bola, saling bertarung.&#8221;<\/p>\n<p data-path-to-node=\"24\">Kata-kata terakhir Amorim adalah kenyataan pahit bagi klub dan para penggemarnya, menunjukkan bahwa tim ini jauh dari siap untuk bersaing di level tertinggi:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"25,0\">&#8220;Saya tahu di titik mana kami berada,&#8221; katanya. &#8220;Saya merasakan itu selama periode ini&#8230; Kami belum mencapai, bahkan belum mendekati titik seharusnya kami berada untuk memperebutkan posisi terbaik di liga.&#8221;<\/p>\n<p data-path-to-node=\"26\">Sang manajer menyimpulkan bahwa mereka harus &#8220;sempurna untuk memenangkan pertandingan,&#8221; dan melawan 10 pemain Everton, mereka jauh dari kata sempurna. Manchester United kini harus menemukan cara untuk segera bangkit dari mimpi buruk ini sebelum musim mereka semakin terperosok dalam kekecewaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Periode gemilang Manchester United pada Oktober, kini hancur lebur menjadi mimpi buruk di bulan November. Pukulan terbaru datang pada Selasa dini hari WIB (25\/11\/25) ketika mereka tersungkur 0-1 melawan Everton di Old Trafford. Yang membuat kekalahan ini mencengangkan adalah konteksnya: United bermain selama 77 menit melawan 10 pemain setelah insiden aneh, di mana Idrissa Gueye &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/id\/november-kelabu-man-united-kalah-dari-10-pemain-everton\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">November Kelabu, Man United Kalah dari 10 Pemain Everton<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1644,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[46,52],"tags":[246,185,162],"class_list":["post-1648","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita-teratas-id","category-populer","tag-football-id","tag-sepak-bola","tag-sepakbola"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1648","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1648"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1648\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1651,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1648\/revisions\/1651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1644"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1648"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1648"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1648"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}