{"id":2554,"date":"2025-12-15T23:33:45","date_gmt":"2025-12-15T23:33:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/?p=2554"},"modified":"2026-01-16T06:07:33","modified_gmt":"2026-01-16T06:07:33","slug":"hujan-gol-4-4-pertahanan-lawak-mu-aksi-heroik-bruno-fernandes-gagal-buahkan-3-poin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/id\/hujan-gol-4-4-pertahanan-lawak-mu-aksi-heroik-bruno-fernandes-gagal-buahkan-3-poin\/","title":{"rendered":"Hujan Gol 4-4: Pertahanan Lawak MU, Aksi Heroik Bruno Fernandes Gagal Buahkan 3 Poin"},"content":{"rendered":"<div id=\"model-response-message-contentr_d2bf712b344d9326\" class=\"markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color\" dir=\"ltr\" aria-live=\"polite\" aria-busy=\"false\">\n<p data-path-to-node=\"9\">Old Trafford menjadi panggung drama delapan gol yang menguras emosi pada Selasa (16\/12\/2025) dini hari WIB. Manchester United harus menelan pil pahit setelah keunggulan di depan mata buyar seketika, memaksa mereka puas dengan hasil imbang <b>4-4<\/b> melawan Bournemouth.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\">Dalam laga yang diwarnai rapuhnya lini pertahanan kedua tim dan aksi saling balas gol yang gila, gol penyeimbang dari pemain pengganti Junior Kroupi di menit-menit akhir membuyarkan kemenangan skuad asuhan Ruben Amorim yang sudah di depan mata.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Pertandingan babak pertama berjalan sengit dengan United memimpin 2-1 saat turun minum. <b>Amad Diallo<\/b> membuka keran gol tuan rumah di menit ke-13, sebelum <b>Antoine Semenyo<\/b> menyamakan kedudukan untuk <i>The Cherries<\/i>.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Drama terjadi di masa <i>injury time<\/i> babak pertama. <b>Casemiro<\/b> sukses mengembalikan keunggulan United.<\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\">\n<p dir=\"ltr\" lang=\"en\">\ud83e\udd75 <a href=\"https:\/\/twitter.com\/ManUtd?ref_src=twsrc%5Etfw\">@ManUtd<\/a> v <a href=\"https:\/\/twitter.com\/afcbournemouth?ref_src=twsrc%5Etfw\">@afcbournemouth<\/a> had more shots than any other Premier League match this season \ud83e\udd75 <a href=\"https:\/\/t.co\/47VARmvH4b\">pic.twitter.com\/47VARmvH4b<\/a><\/p>\n<p>\u2014 Premier League (@premierleague) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/premierleague\/status\/2000695173714436448?ref_src=twsrc%5Etfw\">December 15, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"13\">Petaka di Awal Babak Kedua<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"15\">Bournemouth langsung menggebrak begitu peluit dibunyikan. Hanya butuh <b>38 detik<\/b> bagi <b>Evanilson<\/b> untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Di Premier League musim ini, hanya Hugo Ekitike dan Eberechi Eze yang mampu mencetak gol babak kedua lebih cepat dari Evanilson.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Hanya berselang enam menit, mimpi buruk tuan rumah berlanjut. <b>Marcus Tavernier<\/b> membawa Bournemouth berbalik unggul 3-2 lewat tendangan bebas melengkung yang indah, gagal dijangkau oleh kiper Senne Lammens.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Gol ini memperpanjang rekor unik Bournemouth yang sukses mencetak minimal tiga gol di Old Trafford selama tiga musim berturut-turut\u2014statistik yang menampar wajah pertahanan United.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"17\">Berbicara pasca-laga, Tavernier mengakui laga ini campur aduk baginya. &#8220;Ini adalah pertandingan yang pasti dinikmati fans, tapi bagi kami di lapangan, ini agak bikin frustrasi,&#8221; ujar sang gelandang. &#8220;Kami memulai babak kedua dengan luar biasa&#8230; kami berada di posisi yang sangat menguntungkan. Sayangnya, kami kebobolan gol-gol ceroboh.&#8221;<\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\">\n<p dir=\"ltr\" lang=\"en\">Need a lie down <a href=\"https:\/\/t.co\/A3lB6n1ZUO\">pic.twitter.com\/A3lB6n1ZUO<\/a><\/p>\n<p>\u2014 AFC Bournemouth \ud83c\udf52 (@afcbournemouth) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/afcbournemouth\/status\/2000701589388988692?ref_src=twsrc%5Etfw\">December 15, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"18\">Magis Bruno Fernandes dan Akhir yang Menyakitkan<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"19\">&#8220;Gol-gol ceroboh&#8221; yang dimaksud Tavernier adalah momen kebangkitan United yang dipimpin langsung oleh sang kapten.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"20\">Di menit ke-77, <b>Bruno Fernandes<\/b> menunjukkan kelasnya. Gelandang Portugal ini melepaskan tendangan bebas roket ke pojok atas gawang yang tak terbendung, mengubah skor menjadi 3-3 dan membakar semangat Old Trafford.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"21\">Momentum berbalik total. Dua menit kemudian, <b>Matheus Cunha<\/b> mencetak gol pembalik keadaan, membuat skor menjadi 4-3. Dengan sisa waktu yang menipis dan sang kapten telah memimpin <i>comeback<\/i>, tiga poin seolah sudah dalam genggaman.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"22\">Namun, drama belum berakhir. <b>Junior Kroupi<\/b> muncul sebagai mimpi buruk di menit ke-88, memanfaatkan kelengahan barisan belakang United untuk menaklukkan Lammens dan memaksakan hasil imbang 4-4.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"24\">Bagi pencetak gol pertama United, Amad Diallo, hasil imbang ini rasanya seperti kekalahan telak mengingat banyaknya peluang yang tercipta.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"25\">&#8220;Semua orang di ruang ganti benar-benar kecewa,&#8221; ungkap Amad usai pertandingan. &#8220;Kami punya banyak peluang di babak pertama dan 11 peluang di babak kedua. Jika kami menang hari ini, posisi kami di klasemen akan jauh lebih baik.&#8221;<\/p>\n<p data-path-to-node=\"26\">&#8220;Sebagai tim, kami sudah berusaha maksimal. Anda tidak bisa memenangkan setiap pertandingan, tapi kami punya segudang peluang. Kami sadar, kami harus bermain lebih baik lagi,&#8221; tutupnya dengan nada penyesalan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"27\">Kedua tim memang pulang dengan satu poin, namun bagi Manchester United, kegagalan mempertahankan keunggulan\u2014meski dibantu performa brilian Bruno Fernandes\u2014akan menjadi sorotan tajam.<\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\">\n<p dir=\"ltr\" lang=\"en\">\ud83d\udde3\ufe0f &#8220;We lost two points today, again.&#8221; <a href=\"https:\/\/t.co\/MkOSOSQegO\">pic.twitter.com\/MkOSOSQegO<\/a><\/p>\n<p>\u2014 Manchester United (@ManUtd) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/ManUtd\/status\/2000699112811880906?ref_src=twsrc%5Etfw\">December 15, 2025<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Old Trafford menjadi panggung drama delapan gol yang menguras emosi pada Selasa (16\/12\/2025) dini hari WIB. Manchester United harus menelan pil pahit setelah keunggulan di depan mata buyar seketika, memaksa mereka puas dengan hasil imbang 4-4 melawan Bournemouth. Dalam laga yang diwarnai rapuhnya lini pertahanan kedua tim dan aksi saling balas gol yang gila, gol &hellip; <a href=\"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/id\/hujan-gol-4-4-pertahanan-lawak-mu-aksi-heroik-bruno-fernandes-gagal-buahkan-3-poin\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Hujan Gol 4-4: Pertahanan Lawak MU, Aksi Heroik Bruno Fernandes Gagal Buahkan 3 Poin<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":2552,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[246,185,162],"class_list":["post-2554","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita-teratas-id","tag-football-id","tag-sepak-bola","tag-sepakbola"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2554","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2554"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2554\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2555,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2554\/revisions\/2555"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2552"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2554"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2554"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.spotvnow.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2554"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}