Meski sudah hampir setahun meninggalkan Formula E, McLaren masih harus menghadapi tindakan lanjutan dari FIA.
Pabrikan asal Inggris itu dijatuhi denda sebesar €400.000 setelah terbukti melampaui batas pengeluaran yang ditetapkan Formula E pada musim terakhir mereka di kejuaraan tersebut.
View this post on Instagram
FIA, McLaren Electric Racing Ltd mengeluarkan biaya sekitar £555.628 melebihi batas yang diizinkan, atau setara dengan kelebihan anggaran sebesar 4,54 persen.
Namun, FIA mengklasifikasikan kasus tersebut sebagai pelanggaran ringan dan menjelaskan bahwa sebagian besar kelebihan pengeluaran itu berasal dari proses penghentian operasional tim setelah keputusan diambil untuk keluar dari Formula E.
FIA juga menyatakan bahwa McLaren sendiri mengungkapkan pelanggaran tersebut sebelum proses audit selesai dilakukan. Selain itu, tidak ditemukan bukti bahwa tim bertindak dengan itikad buruk atau berusaha memperoleh keuntungan kompetitif melalui pengeluaran yang melebihi batas tersebut.
Sebagai bagian dari kesepakatan dengan FIA, McLaren diwajibkan membayar denda tersebut dalam waktu 30 hari serta menanggung biaya investigasi yang dilakukan.
McLaren bergabung ke Formula E pada tahun 2022 sebelum mengundurkan diri pada akhir musim 2024/25.
Selama tiga musim berkompetisi di kejuaraan itu, McLaren meraih satu kemenangan serta beberapa finis podium.



