Malaysia menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Asia Tenggara pada Commonwealth Games 2026 setelah membantu kawasan ini menutup ajang di Glasgow, Skotlandia, dengan total 18 medali.
Kontingen Malaysia menyumbang 16 medali, terdiri dari delapan emas, tiga perak, dan lima perunggu, sekaligus menempati peringkat ke-10 klasemen akhir.
Angkat besi menjadi penyumbang terbesar bagi Malaysia dengan tujuh medali, termasuk lima emas yang diraih Aniq Kasdan, Aznil Bidin, Erry Hidayat, Hafizuddin Roslin, dan Syahmi Nor Ghazali.
View this post on Instagram
Legenda balap sepeda trek Azizulhasni Awang turut menambah koleksi prestasinya dengan merebut emas nomor keirin putra, sementara Abdul Latif Romly dan Amir Daniel Abdul Majeed melengkapi raihan emas Malaysia melalui para atletik dan judo.
Sisa medali Malaysia diraih dari cabang lawn bowls, para atletik, dan para powerlifting.
Singapura menyumbang dua medali lainnya bagi Asia Tenggara melalui pesenam Amanda Yap dan perenang para Toh Wei Soong, yang masing-masing meraih medali perak.
View this post on Instagram
Brunei, satu-satunya negara Asia Tenggara lainnya yang berpartisipasi, mengakhiri ajang tanpa meraih medali.
Australia memuncaki klasemen akhir dengan total 171 medali, termasuk 70 emas, diikuti Inggris dengan 110 medali dan Kanada dengan 62 medali.
Commonwealth Games edisi ke-23 berlangsung di Glasgow pada 23 Juli hingga 2 Agustus dengan mempertandingkan 10 cabang olahraga dan 215 nomor perebutan medali.
Skotlandia mengambil alih penyelenggaraan setelah Victoria di Australia mengundurkan diri sebagai tuan rumah, sehingga ajang tahun ini digelar dalam skala yang lebih kecil.
Edisi berikutnya dijadwalkan berlangsung di Ahmedabad, India, pada tahun 2030.
View this post on Instagram



