Rodman bergegas dari Washington ke New York demi Shelton

(Michael Mooney/USTA)

Trinity Rodman menjalani hari yang cukup sibuk pada hari Minggu setelah tampil dalam pertandingan NWSL di Washington sebelum bergegas ke New York untuk menyaksikan kekasihnya, Ben Shelton, di final US Open.

Bintang sepak bola Amerika Serikat itu tampil bersama Washington Spirit melawan Boston Legacy FC pada pukul 13.00, hanya satu jam sebelum Shelton memulai final Grand Slam pertamanya melawan Alexander Zverev di Arthur Ashe Stadium.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by US Open (@usopen)

Setelah Spirit kalah 3-0, Rodman langsung meninggalkan Washington untuk menempuh perjalanan lebih dari 300 kilometer menuju New York.

Pemain berusia 24 tahun itu akhirnya berhasil tiba di Flushing Meadows sebelum pertandingan berakhir dan terlihat mengenakan kaus bergambar wajah Shelton.

Saat Rodman tiba, Shelton sedang berusaha memperpanjang pertandingan setelah memenangi set ketiga.
Namun, Zverev menggagalkan peluang kebangkitan petenis Amerika Serikat tersebut dengan kemenangan 6-3, 7-6(2), 5-7, 6-2 untuk meraih gelar US Open pertamanya.

“Saya tahu dia akan datang. Saya tahu hampir mustahil baginya untuk tiba tepat waktu, tetapi fakta bahwa dia mau berusaha dan mencoba untuk datang benar-benar luar biasa,” kata Shelton.

“Dia tiba ketika saya sedang kalah, jadi mungkin itu sedikit mengecewakan baginya.”

Kehadiran Rodman juga mencuri perhatian Zverev, yang sempat menggodanya saat upacara penyerahan trofi.

“Trinity, saya kira kamu punya pertandingan hari ini,” kata Zverev.

“Kamu pembawa keberuntungan… biasanya, hanya saja bukan hari ini.”

 

View this post on Instagram

 

A post shared by US Open (@usopen)

Ini bukan kali pertama Rodman bersedia menyesuaikan jadwalnya untuk memberikan dukungan kepada Shelton sepanjang US Open.

Ia juga berada di Flushing Meadows ketika Shelton menyingkirkan juara bertahan Carlos Alcaraz di perempat final dalam pertandingan yang berakhir pada pukul 03.33, menjadi laga dengan waktu selesai paling larut dalam sejarah turnamen.

Beberapa jam kemudian, Rodman sudah berada di Virginia untuk menjalani latihan bersama Spirit.

Shelton gagal mengakhiri penantian panjang tenis putra Amerika Serikat untuk kembali memiliki juara Grand Slam setelah Andy Roddick terakhir kali melakukannya di US Open 2003.

Namun, keberhasilannya mencapai final di New York tetap menjadi pencapaian terbaik Shelton di turnamen Grand Slam sejauh ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by US Open (@usopen)