Marc Marquez kembali ke Mandalika akhir pekan ini dengan hanya dua poin memisahkannya dari pemimpin klasemen MotoGP 2026, Jorge Martin.
Juara bertahan tersebut tiba di Indonesia setelah mendominasi Sprint dan balapan utama di Motegi untuk menambah koleksinya menjadi 331 poin, dibandingkan 333 milik Martin saat musim menyisakan enam seri.
Namun, rekor Marquez di Mandalika jauh dari meyakinkan.
View this post on Instagram
Empat kali dia berlaga di sirkuit tersebut sejak Grand Prix Indonesia kembali ke kalender MotoGP pada tahun 2022, tetapi belum pernah berhasil menyelesaikan balapan utama.
Berikut yang terjadi kepada Marquez dalam setiap kunjungannya ke Mandalika.
2022: Belum balapan, sudah tersingkir
Penampilan pertama Marquez di Mandalika berakhir sebelum balapan sempat dimulai setelah dia mengalami kecelakaan highside keras di Tikungan 7 saat sesi warm-up. Pembalap Repsol Honda tersebut mengalami gegar otak dan dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan.
Marquez kemudian kembali mengalami masalah penglihatan ganda yang juga membuatnya melewatkan seri berikutnya di Argentina.
View this post on Instagram
2023: Dua balapan, dua kali terjatuh
Kembalinya Marquez ke Mandalika berakhir tanpa satu pun poin meski diperkenalkannya Sprint memberinya dua kesempatan untuk mengubah nasib.
Dia terjatuh pada lap pertama Sprint pada Sabtu sebelum kembali mengalami kecelakaan saat balapan utama sehari kemudian. Marquez akhirnya meninggalkan Indonesia tanpa meraih poin pada musim terakhirnya bersama Repsol Honda.
2024: Harapan berakhir dengan motor terbakar
Nasib Marquez mulai berubah setelah bergabung dengan Gresini Ducati ketika dia bangkit dari dua kecelakaan dalam sesi kualifikasi untuk meraih posisi ketiga di Sprint.
Itu menjadi poin pertama Marquez di Mandalika, tetapi sekali lagi dia gagal menyelesaikan balapan utama. Masalah mesin pada lap ke-12 memaksanya berhenti di tepi lintasan ketika motornya terbakar.
2025: Kecelakaan awal akhiri musim
Marquez tiba di Mandalika sebagai juara dunia MotoGP tujuh kali setelah memastikan gelar terbarunya di Jepang, tetapi balapannya hanya bertahan enam tikungan.
Marco Bezzecchi menabraknya dari belakang di Tikungan 7 pada lap pertama hingga membuat kedua pembalap terjatuh. Marquez mengalami retak tulang serta cedera ligamen pada bahu kanan yang membutuhkan operasi.
Cedera tersebut memaksanya melewatkan empat seri terakhir, sekaligus mengakhiri musim Marquez lebih awal.



