10 pemain terakhir selain Alcaraz yang berhasil mengalahkan Sinner

(Simon Bruty/USTA)

Dominasi Jannik Sinner di ATP Tour sejak awal tahun 2024 menjadikannya salah satu pemain paling sulit dikalahkan dalam tenis pria modern.

Juara empat Grand Slam itu tampil konsisten di hampir setiap turnamen lewat permainan agresif dari baseline, ketenangan pada poin-poin penting, serta kemampuan menjaga level permainan tinggi secara berkelanjutan.

Dalam periode tersebut, Carlos Alcaraz muncul sebagai satu-satunya pemain yang benar-benar mampu memberi perlawanan konsisten kepada petenis Italia itu. Namun dengan bintang Spanyol tersebut kini menepi akibat cedera, sebagian besar pemain lain kesulitan menandingi Sinner.

Setelah Madrid Open 2026, berikut 10 pemain terakhir selain Alcaraz yang berhasil mengalahkan Sinner di ATP Tour.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV SEA (@spotvsea)

Jakub Menšík (Perempat Final Qatar Open 2026)

Petenis muda Republik Ceko ini meraih salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya saat menghentikan rentetan 22 kemenangan beruntun Sinner lewat kemenangan 7-6(3), 2-6, 6-3 di Doha.

Novak Djokovic (Semifinal Australian Open 2026)

Djokovic menunjukkan pengalaman dan daya tahan luar biasa dengan bangkit dua kali setelah kehilangan set untuk menang 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4 di Melbourne.

Tallon Griekspoor (Babak 32 Besar Shanghai Masters 2025)

Kemenangan Griekspoor terjadi setelah Sinner mundur akibat masalah fisik, namun petenis Belanda itu tetap layak mendapat pujian karena mampu mengimbangi intensitas permainan Sinner dan memberi tekanan konsisten sejak awal laga.

Alexander Bublik (Babak 16 Besar Halle Open 2025)

Bublik mengakhiri rentetan 66 kemenangan beruntun Sinner atas pemain di luar 20 besar dunia. Sinner memulai laga dengan baik lewat kemenangan set pertama, tetapi Bublik bangkit untuk menang 3-6, 6-3, 6-4 sebelum akhirnya menjuarai Halle untuk kedua kalinya.

Andrey Rublev (Perempat Final Montreal Masters 2024)

Rublev menampilkan salah satu permainan menyerang terbaiknya untuk menang 6-3, 1-6, 6-2 sekaligus mengakhiri lima kekalahan beruntun dari Sinner.

Daniil Medvedev (Perempat final Wimbledon 2024)

Medvedev menunjukkan disiplin taktik dan pertahanan luar biasa dalam duel lima set di Centre Court. Petenis Rusia itu menang 6-7(7), 6-4, 7-6(4), 2-6, 6-3 dan menggagalkan peluang Sinner mencapai semifinal Wimbledon untuk pertama kalinya.

Stefanos Tsitsipas (Semifinal Monte Carlo Masters 2024)

Tsitsipas menemukan kembali performa terbaiknya di lapangan tanah liat saat menuju gelar ketiga di Monte Carlo. Kemenangan 6-4, 3-6, 6-4 atas Sinner menjadi ujian terberat sepanjang turnamen, bahkan set yang direbut Sinner merupakan satu-satunya set yang hilang dari Tsitsipas sepanjang pekan tersebut.

Novak Djokovic (Final ATP Finals 2023)

Setelah kalah dari Sinner di fase grup, Djokovic membalas dengan kemenangan 6-3, 6-3 di final untuk meraih gelar ATP Finals ketujuhnya.

Ben Shelton (Babak 16 Besar Shanghai Masters 2023)

Shelton meraih salah satu kemenangan terbesar dalam musim terobosannya ketika permainan kidal agresifnya menyulitkan Sinner di Shanghai. Setelah kalah di set pertama, petenis Amerika Serikat itu bermain lebih berani untuk menang 2-6, 6-3, 7-6(5).

Alexander Zverev (Babak 16 Besar US Open 2023)

Mengandalkan servis kuat dan kestabilan backhand, Zverev mengalahkan Sinner 6-4, 3-6, 6-2, 4-6, 6-3 dalam duel hampir lima jam di Flushing Meadows.

Jorge Martin: From Heaven to Hell

Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia

SPOTV NOW