ASTON VILLA 2-1 ARSENAL: Buendia Robek Hati The Gunners, Jarak di Puncak Tinggal Sejengkal!

Selebrasi Emi Buendia dan para pemain Aston Villa saat merayakan gol kedua di Villa Park, Sabtu, 6 Desember 2025. (IMAGO / Pro Sports Images)

Tekanan di puncak klasemen Premier League kini mulai terasa nyata bagi Arsenal. Pasukan Mikel Arteta dipaksa menelan kekalahan liga kedua mereka musim ini setelah takluk 1-2 secara dramatis dari Aston Villa di Villa Park pada Sabtu (6/12/2025).

Pasukan Unai Emery memimpin lebih dulu di menit ke-36 lewat gol spektakuler Matty Cash. Berawal dari umpan silang Pau Torres yang melintas di kotak penalti Arsenal, Cash tak terkawal dan langsung menyambar bola dengan tendangan voli keras yang tak mampu dibendung David Raya. Sebuah eksekusi kelas dunia yang membuat Villa Park bergemuruh.

Gol tersebut menjadi momen langka bagi kubu London Merah, yang musim ini hanya empat kali kebobolan di babak pertama. Dari tiga laga sebelumnya, mereka tak pernah kalah—namun kali ini ceritanya berbeda.

Memasuki babak kedua, The Gunners bangkit. Tepat di menit ke-52, Leandro Trossard yang baru masuk sebagai pemain pengganti sukses menyamakan kedudukan. Serangan rapi dari sisi kanan melibatkan Martin Ødegaard dan Bukayo Saka, sebelum Saka mengirim umpan mendatar yang gagal dihalau Emi Martínez.

Trossard menyambar di tiang jauh untuk mencetak gol ke-50 sepanjang kariernya di Premier League. Ini juga menjadi kali kedua ia mencetak gol dalam tiga laga beruntun, setelah Februari 2024.

Namun drama sesungguhnya terjadi di masa injury time. Memasuki menit ke-95, Emi Buendia menjadi pahlawan Villa!

Setelah peluang emas Youri Tielemans digagalkan Raya di garis gawang, bola tetap hidup dan Buendia melepaskan tembakan melengkung indah dari jarak 10 meter. Gol penentu kemenangan, sekaligus tendangan terakhir pertandingan!

Kemenangan ini membuat The Villans hanya terpaut tiga poin dari Arsenal di puncak klasemen. Lebih dari itu, mereka mencatat lima kemenangan beruntun sejak kalah 0-2 dari Liverpool di Anfield pada 1 November.

Mereka menaklukkan Bournemouth, Leeds, Wolves, Brighton, dan kini Arsenal—kontras dengan awal musim yang lesu, di mana kemenangan pertama baru datang di pekan ke-6.

 

“Luar biasa! Tim ini menunjukkan karakter luar biasa dalam beberapa pekan terakhir, sering kali bangkit dari ketertinggalan. Hari ini, melawan pemuncak klasemen, kami melakukannya lagi. Kami bertarung sampai detik terakhir. Benar-benar kemenangan yang luar biasa,” ujar Buendia usai laga.

Bagi The Gunners, ini adalah kekalahan kedua musim ini setelah tumbang 0-1 di Anfield pada 31 Agustus. Mikel Arteta pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya:

“Cara kami kalah di menit akhir sangat sulit diterima. Babak pertama kami punya momen, tapi penguasaan bola kurang baik. Babak kedua kami dominan, mencetak gol, tapi tetap memberi ruang dan kehilangan bola. Tendangan terakhir, chaos di kotak penalti, dan kami kalah. Sungguh menyakitkan.”

Jorge Martin: From Heaven to Hell

Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia

SPOTV NOW