Musim A-League 2025/26 telah berakhir, sekaligus menentukan enam tim yang lolos ke babak Finals. Newcastle Jets sebagai juara liga dan Adelaide United di posisi kedua langsung melaju ke semifinal, sementara empat tim lainnya akan bertanding di babak eliminasi.
| Tanggal |
Pertandingan |
| 2 Mei |
Auckland FC vs Melbourne City |
| 2 Mei |
Melbourne Victory vs Sydney FC |
| 8-10 Mei & 15 |
Semifinal: Adelaide United vs TBA |
| 8-10 Mei & 16 |
Semifinal: Newcastle Jets vs TBA |
| 23-24 Mei |
Grand Final |
Berikut perjalanan masing-masing tim menuju Finals.
Newcastle Jets
Prestasi terbaik Finals: Juara (2008)
Newcastle Jets menutup musim sebagai juara liga setelah bangkit dari awal yang kurang meyakinkan.
Mereka kalah enam dari 10 laga pertama, namun segalanya berubah setelah memasuki tahun baru. Kemenangan atas Auckland FC menjadi titik balik menuju delapan kemenangan beruntun yang membawa mereka ke puncak klasemen.
Hasil lain, termasuk bantuan dari rival F3, Central Coast Mariners, pada putaran kedua terakhir, memastikan gelar mereka. Setelah juga menjuarai Australia Cup, tim asuhan Mark Milligan kini membidik treble domestik.
Adelaide United
Prestasi terbaik Finals: Juara (2016)
Adelaide United tampil konsisten di paruh kedua musim dan menjadi salah satu tim paling stabil.
Di bawah pelatih Airton Andrioli, mereka tetap bersaing di papan atas sebelum memastikan posisi kedua di laga terakhir. Gol telat Luka Jovanovic melawan Melbourne City menjadi penentu yang membawa mereka langsung ke semifinal.
Auckland FC
Prestasi terbaik Finals: Semifinal (2025)
Dengan pertahanan sebagai kekuatan utama, Auckland FC sempat berada di dua besar hampir sepanjang musim.
Namun performa mereka menurun di akhir musim setelah hanya mencatat tiga hasil imbang dan dua kekalahan dalam lima laga terakhir, sehingga gagal mengamankan tiket langsung ke semifinal. Meski begitu, posisi ketiga memberi keuntungan bermain di kandang melawan Melbourne City di babak eliminasi.
Melbourne Victory
Prestasi terbaik Finals: Juara (2007, 2009, 2015, 2018)
Melbourne Victory bangkit setelah awal musim yang lambat, dipengaruhi kehadiran Juan Mata. Kreativitas mantan pemain Manchester United dan Chelsea itu memberi dimensi baru dalam serangan tim, membantu mereka meraih poin penting dan tetap berada di enam besar.
Sydney FC
Prestasi terbaik Finals: Juara (2006, 2010, 2017, 2019, 2020)
Sydney FC sempat berada di jalur untuk finis di posisi atas. Namun cedera pemain kunci, terutama Joe Lolley, memengaruhi performa mereka. Rentetan hasil kurang konsisten berujung pada pergantian pelatih ketika Ufuk Talay digantikan oleh Patrick Kisnorbo pada Maret.
Kisnorbo kemudian menstabilkan tim dengan rangkaian hasil tanpa kekalahan, termasuk kemenangan 2-0 atas Western Sydney Wanderers.
Melbourne City
Prestasi terbaik Finals: Juara (2021, 2025)
Melbourne City mengalami kesulitan di awal musim karena harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan AFC Champions League Elite.
Namun setelah tersingkir dari ajang Asia, performa mereka meningkat signifikan. Mereka meraih 16 poin dari tujuh laga terakhir, termasuk kemenangan penting atas Central Coast Mariners dan Wellington Phoenix untuk mengamankan tempat di Finals.