Baru Dipasangkan September, Rachel/Febi Langsung Juara Australian Open 2025
Oleh Lee Seng Foo6 bulan lalu
Ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juara di Australia Open 2025 (PBSI)
Gelar juara bagi Indonesia di Australian Open 2025 bertambah dari sektor ganda putri. Pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum sukses meraih gelar perdana mereka di level Super 500 usai mengalahkan kompatriotnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Perang saudara yang digelar di Quaycentre, Olympic Boulevard, Ahad (23/11/2025), itu berlangsung sengit. Rachel/Febi menang dengan skor 18-21,21-19, 23-21 dalam Waktu 1 jam 49 menit!
Capaian ini juga yang tertinggi bagi Rachel/Febi di sepanjang 2025. Pada final pertama mereka langsung berbuah gelar. Kemenangan itu pun terasa istimewa mengingat keduanya baru dipasangkan pada September silam.
“Kami benar-benar terharu tadi setelah berhasil memenangkan pertandingan. Kami selalu tertinggal poin, kami terus tertekan tapi akhirnya bisa balik dan menang, ternyata dalam kondisi apapun kami masih punya kesempatan yang sama untuk jadi juara. Tidak kuasa menahan tangis tadi,” ujar Rachel.
“Setelah ini, kami mau mempertahankan performa yang sudah baik. Tetap belajar karena banyak pelajaran yang bisa diambil dari pertandingan-pertandingan sejauh ini. Mau improve juga pastinya, mau tembus di top level,” ucapnya lagi.
“Gelar juara ini menjadi sesuatu yang saya inginkan, sangat sulit mencapainya karena perlu perjuangan, kerja keras dan pengorbanan,” kata Febi.
“Gelar ini kami persembahkan untuk keluarga, pelatih, PBSI, sektor ganda putri rekan-rekan dan kakak-kakak kami yang sudah berlatih bersama serta seluruh masyarakat Indonesia yang selalu mendukung.”
Di sisi lain, pasangan Ana/Trias menerima kekalahan ini dengan lapang dada. Mereka akan mengevaluasi proses pertandingan karena sudah beberapa kali unggul dan gagal menjaga momentum.
“Kami belum cukup puas, harus belajar terus memperbaiki kesalahan. Tapi kami tetap bersyukur dengan hasil ini, semangat terus, pantang menyerah dan latihan, latihan, latihan sampai juara satu,” ucap Trias.
Jorge Martin: From Heaven to Hell
Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia
Sebanyak tujuh pemain remaja berhasil mengamankan tempat langsung di undian utama tunggal Wimbledon 2026, mencerminkan munculnya generasi baru yang semakin mencuri perhatian di panggung tenis profesional.
Lima di antaranya hadir dalam sektor tunggal putri, dengan sorotan utama tertuju kepada pemain peringkat delapan dunia, Mirra Andreeva.
Meski baru berusia 19 tahun, petenis Rusia tersebut sudah membuktikan dirinya mampu bersaing dengan kelompok elite dunia dan akan datang ke All England Club sebagai salah satu penantang yang berpotensi memberi perlawanan kepada nama-nama besar seperti Aryna Sabalenka dan Iga Świątek.
Turut menarik perhatian adalah Victoria Mboko, yang kini berada di jajaran 10 besar dunia. Kebangkitan pesat petenis Kanada itu dalam 12 bulan terakhir menjadikannya salah satu pemain muda paling menonjol di WTA Tour musim ini.
Amerika Serikat akan diwakili Iva Jovic, juara ganda putri junior Wimbledon 2024, yang untuk pertama kalinya lolos langsung ke undian utama setelah sebelumnya harus melalui babak kualifikasi pada edisi tahun lalu.
Dua pemain remaja lainnya di sektor putri adalah Tereza Valentova dari Republik Ceko dan Lilli Tagger dari Austria. Keduanya akan menjalani debut di undian utama Wimbledon setelah mencatat peningkatan peringkat yang mengesankan.
Di sektor putra, hanya dua pemain remaja yang berhasil lolos langsung ke undian utama, dengan harapan menantang dominasi para pemain papan atas seperti Jannik Sinner dan Novak Djokovic.
João Fonseca dari Brasil kembali ke Wimbledon setelah mencuri perhatian dengan mencapai putaran ketiga pada debutnya tahun lalu. Penampilan tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di ATP Tour saat ini.
Satu nama lainnya adalah Rafael Jodar dari Spanyol, yang datang ke London setelah meraih gelar ATP Tour pertamanya di Grand Prix Hassan II awal musim ini, sekaligus melanjutkan kenaikan pesatnya di peringkat dunia.
Meski para pemain berpengalaman masih dianggap sebagai kandidat utama untuk mengangkat trofi, kehadiran tujuh pemain remaja di undian utama Wimbledon 2026 menjadi bukti bahwa generasi baru tenis dunia semakin siap untuk bersinar di panggung terbesar.
MotoGP menuju Mugello akhir pekan ini dengan sorotan kembali tertuju pada pembalap pengganti setelah cedera yang dialami Álex Márquez dan Johann Zarco memaksa Gresini Racing serta LCR Honda melakukan perubahan, dengan Michele Pirro dan Cal Crutchlow mengambil alih tempat mereka di Grand Prix Italia.
Meski kehadiran pembalap pengganti bukan hal yang luar biasa di MotoGP, hasil gemilang dari mereka jarang terjadi di era modern. Namun sepanjang sejarah kejuaraan ini, beberapa pembalap pernah menampilkan performa jauh di atas ekspektasi, bahkan mampu menantang kemenangan dan podium melawan para bintang reguler.
Berikut beberapa penampilan wildcard dan pembalap pengganti paling dikenang dalam sejarah MotoGP.
Troy Bayliss
Bayliss mencatat apa yang masih dianggap banyak orang sebagai penampilan pembalap pengganti terbaik dalam sejarah MotoGP di Valencia pada tahun 2006. Dipanggil Ducati untuk menggantikan Sete Gibernau yang cedera, pembalap Australia itu datang dari Kejuaraan Dunia Superbike dan langsung beradaptasi dengan Desmosedici.
Setelah lolos kualifikasi di posisi kedua, Bayliss mengejutkan seluruh paddock dengan mengalahkan Valentino Rossi, Nicky Hayden, dan Loris Capirossi untuk meraih kemenangan pertama sekaligus satu-satunya di MotoGP.
Katsuyuki Nakasuga
Meski memiliki pengalaman balap MotoGP yang sangat terbatas di luar tugasnya sebagai test rider, Nakasuga dipanggil Yamaha untuk menggantikan Ben Spies yang cedera di Valencia 2012. Dalam kondisi lintasan yang sulit, pembalap Jepang itu tetap tenang ketika sejumlah nama besar gagal finis, sebelum mengakhiri balapan di posisi kedua di belakang Dani Pedrosa. Hasil tersebut tetap menjadi salah satu podium paling tak terduga dalam sejarah Yamaha.
Olivier Jacque
Setelah tidak lagi memiliki kursi tetap di MotoGP sejak musim 2003, Jacque kembali ke grid sebagai pembalap pengganti Kawasaki untuk menggantikan Alex Hofmann yang cedera pada Grand Prix China 2005 yang berlangsung dalam kondisi hujan. Pembalap Prancis itu memanfaatkan kondisi balapan yang menantang dengan sangat baik dan finis di posisi kedua di belakang Valentino Rossi, sekaligus menghadirkan salah satu podium paling mengejutkan dalam sejarah Kawasaki.
Akira Ryo
Ryo nyaris menciptakan salah satu kejutan terbesar di MotoGP saat balapan di Suzuka pada tahun 2002. Pembalap wildcard Suzuki itu bersaing di kelompok depan sepanjang balapan sebelum finis kedua di belakang Valentino Rossi. Hasil tersebut menjadi satu-satunya podium MotoGP dalam kariernya.
Pada usia 36 tahun, Ito kembali sebagai wildcard Honda di Suzuka pada tahun 2002 setelah tiga tahun tidak membalap di kelas premier. Meski minim pengalaman balapan tingkat tertinggi saat itu, pembalap Jepang tersebut berhasil lolos kualifikasi di posisi ketiga sebelum finis keempat melawan para pembalap pabrikan reguler.
Ben Spies
Sebelum bergabung penuh waktu ke MotoGP pada tahun 2010, Spies lebih dulu membangun reputasinya melalui beberapa penampilan sebagai pembalap pengganti dan wildcard bersama Suzuki dan Yamaha. Pembalap Amerika Serikat itu berhasil meraih poin dalam keempat penampilannya, termasuk finis keenam yang mengesankan di Grand Prix Indianapolis 2008 yang dipersingkat akibat hujan, serta posisi ketujuh di Valencia setahun kemudian.
Tidak banyak pembalap yang begitu identik dengan peran wildcard dan pengganti seperti Pirro. Sejak menjadi test rider resmi Ducati pada tahun 2013, pembalap Italia itu kerap dipanggil menggantikan pembalap yang cedera sekaligus memainkan peran penting dalam program pengembangan motor Ducati. Meski tidak pernah naik podium, Pirro tetap mencatat beberapa hasil impresif, termasuk finis keempat di Valencia 2018.
Meski saat itu sudah membalap penuh waktu di MotoGP bersama Angel Nieto Team, Bautista dipanggil memperkuat tim pabrikan Ducati di Phillip Island pada tahun 2018 untuk menggantikan Jorge Lorenzo. Setelah mengalami kesulitan di sesi kualifikasi, pembalap Spanyol itu bangkit dengan penampilan solid pada hari balapan dan finis di posisi keempat.
Dani Pedrosa
Sejak pensiun dari MotoGP penuh waktu pada akhir tahun 2018, Pedrosa tetap memainkan peran penting dalam program pengembangan KTM. Namun setiap penampilannya sebagai wildcard juga membuktikan bahwa kecepatannya belum hilang meski sudah lama meninggalkan kompetisi reguler. Salah satu yang paling dikenang adalah ketika ia lolos kualifikasi di baris kedua dan finis keempat di Grand Prix San Marino 2023, sebelum meraih posisi ketiga dalam sprint race di Jerez setahun kemudian.
Piala Dunia FIFA 2026 diperkirakan menjadi panggung bagi generasi baru sepak bola dunia, tetapi sejumlah pemain berusia 40-an masih mampu bertahan dan terus bersaing di level tertinggi internasional.
Saat turnamen dimulai di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, nama-nama berpengalaman ini bukan sekadar melengkapi skuad. Dari penjaga gawang veteran hingga mantan pemenang Ballon d’Or, mereka masih diperkirakan memainkan peran penting bagi negara masing-masing di panggung terbesar sepak bola dunia.
Yuto Nagatomo (39)
Nagatomo menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian setelah kembali dipanggil pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, meski jarang masuk skuad nasional dalam beberapa tahun terakhir. Bek FC Tokyo itu menangis setelah mengetahui dirinya akan tampil di Piala Dunia kelima, sekaligus mencetak rekor baru bagi pemain Asia. Veteran dengan 144 caps internasional tersebut juga lima tahun lebih tua dibanding pemain tertua kedua Jepang, Shogo Taniguchi, membuktikan daya tahan luar biasa mantan pemain Inter Milan itu.
Meski Marcelo Bielsa masih belum mengumumkan skuad akhir Uruguay secara resmi, Muslera diperkirakan akan tetap dibawa ke Piala Dunia 2026, yang akan menjadi penampilan kelimanya di turnamen tersebut. Kiper Estudiantes itu sebelumnya mengumumkan pensiun internasional pada tahun 2024, tetapi kembali mengenakan seragam Uruguay dalam laga persahabatan melawan Inggris dan Aljazair pada bulan Maret lalu. Kembalinya Muslera memberi gambaran bahwa Bielsa masih ingin memanfaatkan pengalaman luas sang penjaga gawang, meski Uruguay kini memiliki beberapa opsi kiper yang lebih muda.
Meski sudah berusia 40 tahun, penjaga gawang GD Chaves itu diperkirakan tetap menjadi pilihan utama Cape Verde saat mereka menjalani debut di Piala Dunia. Ia diprediksi akan mengungguli dua kiper yang lebih muda, Marcio Rosa dan CJ dos Santos, untuk memimpin tim berjuluk Blue Sharks tersebut.
Manuel Neuer (40)
Neuer awalnya mengumumkan pensiun internasional setelah EURO 2024, tetapi berubah pikiran demi kembali bersama Jerman untuk Piala Dunia kelimanya. Meski cedera mulai memengaruhi kariernya dalam beberapa tahun terakhir, pelatih Jerman Julian Nagelsmann masih diperkirakan akan mempercayai kiper Bayern Munich itu karena pengalaman dan kemampuannya yang tetap berada di level elite.
Striker legendaris Bosnia dan Herzegovina itu terus membuktikan bahwa usia bukan penghalang setelah membantu Schalke kembali ke Bundesliga. Meski sudah memasuki usia 40 tahun, Dzeko masih dianggap penting hingga Schalke dikabarkan ingin memperpanjang kontraknya melewati bulan Juni tahun ini. Statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Bosnia juga membuatnya tetap menjadi andalan negara tersebut di Piala Dunia.
Modric masih menjadi motor lini tengah Kroasia pada usia 40 tahun sambil melanjutkan karier klub bersama AC Milan. Namun, sejumlah laporan menyebut mantan pemenang Ballon d’Or itu mungkin akan mengakhiri karier profesionalnya setelah Piala Dunia, sekaligus menutup perjalanan gemilang salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Kroasia.
Jika masuk skuad akhir Meksiko pada 1 Juni, Ochoa akan bergabung dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebagai segelintir pemain yang pernah tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Kiper AEL Limassol itu, yang akan berusia 41 tahun saat turnamen berlangsung, sudah lama dikenal sebagai pemain yang kerap tampil luar biasa di panggung Piala Dunia lewat penyelamatan-penyelamatan impresifnya.
Ronaldo akan menjadi salah satu pemain outfield tertua dalam sejarah Piala Dunia saat tampil pada usia 41 tahun. Piala Dunia 2026 juga menjadi penampilan keenamnya di turnamen tersebut, setelah baru saja membantu Al Nassr menjuarai Saudi Pro League. Pemenang lima Ballon d’Or itu masih diperkirakan memimpin lini serang Portugal, terutama setelah mencetak delapan gol dalam sembilan penampilan internasional sepanjang tahun 2025.
Jika dimainkan Skotlandia di Piala Dunia nanti, Craig Gordon akan menjadi pemain tertua kedua yang pernah tampil di turnamen tersebut, melewati rekor Faryd Mondragon dari Kolombia yang bermain pada usia 43 tahun tiga hari di Piala Dunia 2014. Hanya kiper Mesir Essam El Hadary yang berada di atasnya setelah tampil pada usia 45 tahun 161 hari di Piala Dunia 2018.
Bursa transfer musim panas kali ini berpotensi menjadi salah satu yang paling ramai dalam beberapa tahun terakhir, dengan sejumlah nama besar sudah dipastikan akan meninggalkan klub masing-masing dan berstatus agen bebas.
Mohamed Salah, Casemiro, dan Robert Lewandowski menjadi beberapa pemain paling menonjol dalam daftar tersebut, dengan masa depan mereka diperkirakan akan menarik perhatian klub-klub di Eropa, Arab Saudi, dan Amerika Serikat.
Salah dan Lewandowski sebelumnya sudah lama dikaitkan dengan klub-klub Arab Saudi, termasuk Al Ittihad yang dilaporkan pernah mengajukan tawaran sebesar £150 juta untuk Salah pada tahun 2023, tetapi ditolak. Casemiro juga dinilai berpotensi menjadi target klub Saudi Pro League, yang sekaligus bisa membuka peluang baginya untuk kembali bermain bersama mantan rekan setim di Real Madrid seperti Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema.
Selain itu, sejumlah pemain berpengalaman seperti Luka Modric, Ángel Di María, dan Paulo Dybala juga termasuk nama yang semakin mendekati akhir kontrak, menambah daya tarik menjelang bursa transfer kali ini.
Berikut beberapa pemain ternama yang berpotensi didapatkan secara gratis pada musim panas ini.