Auckland FC masuk kelompok unik juara liga di negara asing

(A-League)

Keberhasilan Auckland FC mengalahkan Sydney FC untuk menjuarai Grand Final A-League 2026 bukan hanya menghadiahkan gelar liga pertama bagi klub tersebut, tetapi juga menempatkan klub asal Selandia Baru itu dalam kelompok yang cukup unik dalam sepak bola dunia.

Keikutsertaan lintas negara dalam liga domestik memang bukan hal yang biasa. Namun, yang lebih jarang lagi adalah klub dari luar negeri yang bukan sekadar berkompetisi, tetapi juga berhasil menjadi juara liga utama di negara lain.

Berikut beberapa contoh klub yang pernah mencatat pencapaian serupa.

AS Monaco (Monaco → Prancis)

Meski berasal dari Monako, AS Monaco sudah lama menjadi bagian dari sistem sepak bola Prancis. Klub tersebut tampil sebagai salah satu kekuatan besar Ligue 1 dengan delapan gelar liga, menjadikannya contoh paling terkenal dari klub asing yang sukses menaklukkan liga negara tetangga.

Singapore FA (Singapura → Malaysia)

Sebelum Singapura memiliki struktur liga domestik modern, tim perwakilan negara itu menjadi salah satu peserta tetap dalam kompetisi sepak bola Malaysia. Mereka dua kali menjadi juara liga utama Malaysia pada 1985 dan 1994, serta tetap menjadi tim kedua tersukses dalam sejarah Piala Malaysia dengan 24 gelar.

LionsXII (Singapura → Malaysia)

Singapura kembali ke kompetisi domestik Malaysia pada tahun 2012 melalui proyek LionsXII. Tim tersebut langsung mencuri perhatian dengan finis sebagai runner-up Liga Super Malaysia di musim debut, sebelum melangkah lebih jauh dengan menjuarai liga pada tahun 2013. Mereka juga menambah gelar Piala FA Malaysia pada tahun 2015 sebelum proyek itu dihentikan dan tim dibubarkan.

Albirex Niigata (S) (Jepang → Singapura)

Albirex Niigata (S) menjadi salah satu klub asing tersukses dalam sejarah sepak bola Singapura. Bergabung ke S.League pada tahun 2004 sebagai klub satelit Albirex Niigata dari Jepang, mereka mulai meraih gelar liga pada tahun 2016 sebelum menambah lima gelar lagi pada tahun 2017, 2018, 2020, 2022, dan 2023. Dominasi tersebut menjadikan Albirex salah satu klub tersukses dalam sejarah liga utama Singapura.

Étoile FC (Prancis → Singapura)

Jika Albirex mendominasi dalam jangka panjang, Étoile justru menciptakan dampak instan. Klub yang diperkuat mayoritas pemain Prancis itu menjuarai S.League pada musim debut mereka pada tahun 2010, sekaligus menjadi klub asing pertama yang meraih gelar liga utama Singapura. Namun klub tersebut hanya bertahan hingga 2011 sebelum dibubarkan akibat masalah keuangan.

DPMM (Brunei → Singapura)

DPMM dari Brunei membuktikan mereka mampu bersaing di luar negeri dengan menjuarai liga utama Singapura pada tahun 2015 sebelum mengulangi prestasi itu pada tahun 2019. Kedua gelar tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah klub setelah bertahun-tahun berkompetisi di luar sistem liga domestik Brunei.

Derry City (Irlandia Utara → Republik Irlandia)

Meski berbasis di Irlandia Utara, Derry City bermain di liga Republik Irlandia dan pernah dua kali menjadi juara liga. Keberhasilan mereka pada musim 1988/89 terasa lebih istimewa karena juga dibarengi dengan gelar FAI Cup dan League Cup.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Derry City FC (@derrycityfc)

The New Saints (Inggris → Wales)

Berbasis di Oswestry tetapi bermain dalam sistem liga Wales, The New Saints menjadi kekuatan dominan dalam sepak bola Wales modern. Dengan 18 gelar liga, mereka merupakan klub tersukses dalam sejarah Cymru Premier, sekaligus menikmati periode panjang dominasi di kompetisi piala domestik.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by The New Saints FC (@tnsfc)

Jorge Martin: From Heaven to Hell

Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia

SPOTV NOW