Pedro Acosta menyebut kemenangan pertamanya di MotoGP pada Grand Prix Austria sebagai hadiah bagi KTM setelah pabrikan tersebut bangkit dari masalah finansial yang sempat mengancam masa depannya di kejuaraan.
Pembalap Spanyol itu bangkit dari kecelakaan dalam Sprint pada hari Sabtu untuk mengalahkan Jorge Martin di Red Bull Ring, sekaligus akhirnya meraih kemenangan yang dinantikan sejak menjalani debut MotoGP.
Kesuksesan tersebut terasa semakin istimewa bagi Acosta karena diraih di kandang KTM dalam musim terakhirnya bersama pabrikan Austria itu sebelum bergabung dengan Ducati pada tahun 2027.
Kemenangan itu juga mengakhiri penantian Acosta untuk kembali merasakan kemenangan sejak Grand Prix Indonesia 2023, ketika ia meraih kemenangan terakhirnya di Moto2 tidak lama setelah kepindahannya ke MotoGP bersama Tech3 dikonfirmasi.
View this post on Instagram
“Akhirnya! Saya sempat teringat kemenangan terakhir saya [di Moto2] di Indonesia pada 2023. Saat itu, Tech3 juga baru saja mengumumkan bahwa saya akan bergabung dengan tim MotoGP mereka,” katanya setelah balapan.
“Rasanya lebih emosional karena bisa melakukannya di kandang KTM dan Red Bull. Saya sangat senang untuk mereka dan juga untuk diri saya sendiri.”
Kemenangan Acosta diraih setelah KTM melewati periode sulit ketika perusahaan induknya menghadapi proses insolvensi pada akhir 2024 sebelum menjalani restrukturisasi besar-besaran.
Musim 2025 juga tidak mudah bagi Acosta ketika KTM kesulitan bersaing secara konsisten di barisan depan. Namun, performa motor dan pembalap berusia 22 tahun tersebut menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang musim ini.
“KTM menghadapi berbagai kesulitan tahun lalu, bahkan untuk tetap bertahan di kejuaraan pun tidak mudah.
“Akhirnya mereka berhasil keluar dari masalah finansial tersebut dan kami juga berhasil mengembalikan potensi motor. Apa yang kami capai benar-benar luar biasa.
“Jadi saya hanya bisa mengucapkan terima kasih. Perjalanan untuk mencapai titik ini sangat panjang, tetapi tentu saja kami akan menikmati keberhasilan ini,” tambahnya.
Kemenangan Acosta juga mengakhiri puasa kemenangan KTM di MotoGP sejak Miguel Oliveira menjuarai Grand Prix Thailand 2022 dan menjadi kemenangan pertama KTM di kandang sendiri sejak aksi dramatis Brad Binder di Red Bull Ring pada tahun 2021.



