Laopakdee ingin lebih banyak pegolf Asia Tenggara tampil di Turnamen Major

(Andrew Jowett)

Pongsapak “Fifa” Laopakdee berharap semakin banyak pegolf Asia Tenggara mendapat kesempatan tampil di turnamen major, seraya menegaskan bahwa kawasan ini memiliki banyak talenta yang mampu bersaing di level tertinggi.

Pegolf Thailand berusia 21 tahun itu menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara dalam daftar peserta The Open Championship ke-154 di Royal Birkdale pekan ini.

Kehadirannya melanjutkan kiprah positif Thailand di turnamen major, tetapi sekaligus menunjukkan masih minimnya wakil Asia Tenggara di panggung terbesar golf dunia.

Menjelang debutnya di The Open, Laopakdee mengatakan para pegolf Asia Tenggara membutuhkan lebih banyak kesempatan tampil di turnamen bergengsi agar perkembangan mereka bisa semakin cepat.

“Saya rasa hal yang paling penting adalah mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain di turnamen seperti ini,” kata Laopakdee kepada SPOTV.

“Asia Tenggara memiliki banyak pegolf berbakat, tetapi menurut saya kami masih kekurangan jalur yang jelas untuk bisa menembus turnamen-turnamen terbesar dan ajang major.

“Semakin banyak kesempatan yang kami dapatkan untuk bertanding di level ini, semakin banyak pula pemain dari kawasan kami yang bisa menambah pengalaman dan pada akhirnya menjadi penantang secara konsisten.”

Laopakdee memastikan tempat di Royal Birkdale setelah menjuarai Asia-Pacific Amateur Championship tahun lalu, yang juga memberinya undangan tampil di The Masters 2026.

Ia menjalani debut di turnamen major pada April lalu di Augusta National, dan mengaku pengalaman bermain bersama mantan juara serta para pegolf terbaik dunia memberinya banyak pelajaran.

“Saya belajar banyak dari penampilan pertama saya di The Masters, terutama saat bermain bersama Fred Couples dan Min Woo Lee,” katanya.

“Fred sangat baik dan selalu meluangkan waktu. Setiap kali saya bertanya tentang strategi, aspek mental permainan, atau hal lainnya, dia selalu bersedia berbagi pengalaman.

“Minggu itu mengajarkan banyak hal kepada saya dan semua pelajaran itu pasti akan saya bawa ke depan.”

Penampilannya di The Masters menjadi salah satu dari sederet pencapaian penting yang diraih Laopakdee dalam 12 bulan terakhir.

Selain menjuarai Asia-Pacific Amateur Championship, ia juga meraih medali emas SEA Games serta membantu Arizona State University menjuarai kompetisi golf perguruan tinggi.

“Ketika melihat kembali perjalanan saya selama 12 bulan terakhir, semuanya terasa luar biasa,” ujarnya.

“Kemenangan di Asia-Pacific Amateur Championship, medali emas SEA Games, tampil di The Masters, dan meraih gelar di kompetisi perguruan tinggi merupakan momen-momen besar bagi saya.

“Itu adalah langkah penting dalam karier saya. Saya benar-benar menikmati seluruh perjalanan ini, termasuk momen-momen indah, tantangan, dan semua pelajaran yang saya dapatkan.”

Setelah The Open, Laopakdee akan melanjutkan karier amatirnya dengan tampil di U.S. Amateur sebelum kembali ke Arizona State untuk menjalani musim terakhirnya di level perguruan tinggi.

“Setelah The Open, saya akan bermain di U.S. Amateur sebelum kembali ke Arizona State University,” katanya.

“Saya masih memiliki satu tahun lagi di golf perguruan tinggi sebelum berencana menjadi pegolf profesional. Jadi, saya ingin memanfaatkan musim terakhir itu sebaik mungkin dan melihat sejauh mana hal tersebut bisa membawa saya.”

The Open Championship ke-154 akan disiarkan langsung melalui SPOTV NOW.