Marquez sarankan Hadjar tak buru-buru kembali usai cedera

(Diego Sperani/MotoGP)

Marc Marquez dilaporkan berperan dalam keputusan Isack Hadjar untuk tidak memaksakan diri kembali balapan ketika masih dalam proses pemulihan cedera tangan.

Pembalap Red Bull itu mengalami cedera tersebut saat menjalani latihan tinju selama jeda musim panas F1.

Hadjar awalnya berharap dapat tampil di Grand Prix Belanda akhir pekan ini, tetapi akhirnya mengundurkan diri dari balapan di Zandvoort dan posisinya digantikan Liam Lawson.

Yuki Tsunoda kemudian kembali ke F1 bersama Racing Bulls untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Lawson.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by FORMULA 1® (@f1)

Menurut jurnalis olahraga Prancis Julien Febreau, Hadjar menghubungi Marquez untuk meminta pendapat sebelum mengambil keputusan mengenai keikutsertaannya.

“Hadjar ingin berada di sini akhir pekan ini, kemudian dia menghubungi Marquez yang menyarankannya agar tidak kembali terlalu cepat,” kata Febreau dalam siaran sesi FP1.

Saran Marquez cukup relevan mengingat pembalap Spanyol itu sendiri pernah melalui pengalaman sulit akibat cedera, terutama masalah serius pada lengan kanannya yang memengaruhi beberapa musim kariernya di MotoGP.

Marquez mengalami patah tulang humerus kanan pada Grand Prix Spanyol 2020 dan mencoba kembali balapan hanya beberapa hari setelah menjalani operasi, tetapi akhirnya terpaksa mengundurkan diri.

Komplikasi berikutnya memaksanya menjalani beberapa operasi tambahan dan absen sepanjang sisa musim 2020 serta beberapa seri awal pada 2021, sebelum kembali menjalani operasi besar pada lengan yang sama pada 2022.

Marquez akhirnya berhasil membangun kembali kariernya dan kembali ke jajaran teratas MotoGP, tetapi pengalaman tersebut menjadi pengingat mengenai risiko yang dapat terjadi ketika seorang pembalap kembali terlalu cepat setelah mengalami cedera serius.

Hadjar kini menargetkan Grand Prix Italia sebagai kesempatan berikutnya untuk kembali ke grid.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SPOTV Indonesia (@spotv.indonesia)