Al Nassr vs Al Qadsiah
- Tanggal: Jumat, 9 Januari 2026
- Waktu: 00.30 WIB
- Stadion: Al-Awwal Park
- Live Streaming: SPOTV NOW
Setelah tersandung 2-3 dari Al Ahli dan melihat Al Hilal menang 2-0 atas Damac, Al Nassr harus rela turun ke posisi kedua klasemen—hanya tertinggal satu poin dari sang pemuncak. Laga Jumat dini hari WIB jadi krusial: kemenangan bukan hanya soal tiga poin, tapi soal menjaga tekanan pada Al Hilal dalam perebutan gelar.
Masalahnya, tantangan di depan tak ringan. Al Qadsiah kini tampil garang sejak kedatangan Brendan Rodgers bulan lalu. Pelatih asal Irlandia Utara itu berjanji membawa sepak bola ofensif, dan sejauh ini janji itu ditepati.
Al Qadsiah Era Rodgers: Progres yang Terukur
Dalam tiga pertandingan di bawah Rodgers, Al Qadsiah mencetak 8 gol—termasuk kemenangan telak 4-0 atas Al Riyadh akhir pekan kemarin.
Secara data, expected goals (xG) mencapai 2,48 di laga tersebut, angka tertinggi kedua mereka musim ini. Rata-rata xG di era Rodgers menyentuh 2,09 per laga, jauh melejit dari 1,39 pada sembilan pertandingan RSL 2025/26 di bawah pendahulunya, Michel.
#SaudiProLeague ⚽ – Kesempatan emas untuk mengembalikan keadaan terbuang sirna…
Saksikan Roshn Saudi League hanya di Aplikasi SPOTV NOW!
Follow kami untuk konten Sepak Bola lainnya! 📲⚽#SPOTV #SPOTVIndonesia pic.twitter.com/LMoM7EHNCi— SPOTV Indonesia (@SPOTV_Indonesia) January 3, 2026
Rodgers pun terdengar percaya diri jelang laga:
“Laga melawan Al Nassr adalah tantangan besar, dan kami sepenuhnya siap. Gaya bermain kami tidak akan berubah—kami akan tetap menyerang dengan disiplin taktik. Kami masuk setiap pertandingan dengan satu tujuan: menang.”
“Saya menghormati Al Nassr yang punya pemain hebat dan pelatih sukses, tetapi kami harus memainkan pertandingan dengan cara kami dan memastikan mereka tidak nyaman.”
Duo Mesin Gol: Quiñones & Retegui
Kekuatan ofensif Al Qadsiah bertumpu pada Julian Quiñones dan Mateo Retegui—keduanya sudah mengemas 8 gol musim ini.
Kombinasi mereka memberi variasi ancaman: Quiñones dengan kelincahan dan penetrasi dari half-space, Retegui sebagai finisher murni yang efektif di kotak penalti.
Doesn’t miss 🇮🇹#AlQadsiahAlRiyadh | #RoshnSaudiLeaguepic.twitter.com/Z1rwh5mULD
— AlQadsiah Saudi Club (@AlQadsiahEN) January 4, 2026
Sejarah pertemuan terbaru tidak berpihak pada Al Nassr. Dalam tiga laga terakhir melawan Al Qadsiah, mereka selalu kalah—dua kali 1-2 musim lalu, dan sekali 0-1 pada musim 2020/21.
Dengan Cristiano Ronaldo sebagai pemimpin lini serang, pelatih Jorge Jesus membutuhkan performa terbaik para pemainnya.
Konteksnya jelas: Al Nassr butuh kemenangan untuk menjaga jarak dengan Al Hilal dan mematahkan “kutukan” Al Qadsiah. Dukungan publik Al Awwal Park bisa menjadi faktor pembeda.



