Si Raja Kembali! Marc Marquez Ngaspal Lagi Usai Cedera Horor di Mandalika, Sinyal Seru Musim 2026
Oleh Lee Seng Foo5 bulan lalu
Marc Marquez memberikan sinyal paling jelas bahwa dirinya siap tempur untuk MotoGP 2026. Sang juara dunia 2025 yang sempat absen panjang akibat cedera bahu kini kembali mengaspal dalam tes privat pada Kamis lalu.
Marquez, yang mengalami cedera parah di MotoGP Indonesia Oktober silam, akhirnya kembali menunggangi motor di Aspar Circuit. Kali ini, ia menjajal Ducati Panigale sebagai bagian dari program pemulihan.
Lewat unggahan di media sosial, pembalap asal Spanyol itu mengungkapkan rasa bahagia bisa kembali ke lintasan setelah berminggu-minggu menjalani rehabilitasi.
Proses comeback Marquez memang berjalan bertahap. Dari latihan sepeda gunung, lanjut ke motor trail, hingga akhirnya kembali ke trek dengan motor sport.
Aksi Marquez di Sirkuit Aspar ini menjadi modal krusial jelang Tes Pramusim Sepang yang dijadwalkan berlangsung kurang dari satu bulan lagi. Kondisi fisik yang kian bugar menunjukkan bahwa juara dunia delapan kali ini siap bertarung sejak seri pembuka.
MotoGP 2026 sendiri akan dimulai di Grand Prix Thailand, 27 Februari hingga 1 Maret.
Dengan kembalinya Marquez dalam performa terbaik, peta persaingan musim depan dipastikan akan semakin panas dan sulit diprediksi.
Para penggemar bisa menyaksikan seluruh 22 seri musim ini LIVE di SPOTV NOW.
Setelah aksi penuh drama di Grand Prix Catalunya, persaingan MotoGP kini beralih ke Mugello untuk Grand Prix Italia, yang merupakan salah satu sirkuit paling ikonik dalam kalender musim ini.
Menjelang aksi yang bisa disaksikan secara langsung di SPOTV NOW, berikut lima hal menarik yang patut diperhatikan.
Ini kandang Ducati
Grand Prix Catalunya akhirnya menghadirkan sedikit kelegaan bagi Ducati Lenovo Team setelah Francesco Bagnaia finis di posisi ketiga. Kini mereka kembali ke Mugello, sirkuit yang sangat identik dengan Ducati dan kerap menjadi tempat terbaik bagi tim tuan rumah itu untuk bangkit.
Ducati memenangi tujuh dari delapan balapan MotoGP terakhir di Mugello, dengan hanya kemenangan Fabio Quartararo pada tahun 2021 yang memutus dominasi tersebut. Lebih menarik lagi, Bagnaia juga memiliki catatan yang sangat baik di sini dan kerap tampil lebih menonjol di depan pendukung sendiri, menjadikan Mugello peluang terbaik bagi Ducati untuk kembali memperkuat posisi setelah awal musim yang sedikit goyah.
Jumlah pembalap tetap bisa berkurang lagi di Mugello
Jumlah pembalap tetap MotoGP yang tampil di Mugello berpotensi kembali berkurang menyusul daftar cedera yang semakin panjang. Álex Márquez dan Johann Zarco menjadi nama terbaru setelah kecelakaan di Grand Prix Catalunya, bergabung dengan Marc Márquez yang lebih dulu absen. Fabio Di Giannantonio juga tidak ikut dalam tes Barcelona, sementara Jorge Martín turut mengalami kecelakaan dalam sesi tersebut.
Jika beberapa pembalap gagal mendapat izin medis, Mugello bisa kembali menghadirkan grid yang lebih tipis dengan tim terpaksa memakai pembalap pengganti. Sejak Suzuki meninggalkan MotoGP pada tahun 2023 dan grid tetap berkurang menjadi 22 pembalap, jumlah paling sedikit pembalap tetap yang pernah tampil dalam satu putaran adalah 17, yaitu di Grand Prix Argentina 2023 dan Grand Prix Jerman 2025.
Ai Ogura terus mencuri perhatian di musim keduanya di MotoGP setelah sudah mengoleksi 77 poin dalam enam putaran, termasuk podium di Grand Prix Amerika Serikat. Catatan itu membuatnya hanya berjarak 13 poin dari total 89 poin yang diraih sepanjang musim debutnya tahun lalu, saat menjalani 22 balapan.
Jika mampu mempertahankan performa di Mugello, pembalap Jepang itu berpeluang mencatat rekor pribadi terbaiknya lebih cepat, sekaligus menegaskan peningkatan signifikan di musim keduanya di kelas premier.
Aprilia berpeluang mencetak rekor baru sebagai pabrikan
Aprilia tampil sebagai salah satu pabrikan paling menonjol di awal musim 2026, dengan Marco Bezzecchi menjadi tumpuan utama performa impresif mereka. Hingga saat ini, Aprilia sebagai pabrikan sudah mencatat empat kemenangan Grand Prix, sekaligus menyamai rekor kemenangan terbanyak mereka dalam satu musim MotoGP, yang dicapai sepanjang kampanye 2025.
Jika momentum itu berlanjut di Mugello, Aprilia berpeluang mencetak rekor baru untuk kemenangan terbanyak dalam satu musim sebagai pabrikan, meski musim ini masih berada di tahap awal.
Selain MotoGP, Mugello juga akan menjadi panggung putaran kedua Harley-Davidson Bagger World Cup. Setelah aksi pembuka di Austin, ajang ini kembali dengan sejumlah cerita menarik, termasuk kemunculan Andrea Iannone bersama tim Indonesia, Niti Racing.
Pemimpin klasemen Archie McDonald datang dengan status sebagai pembalap yang harus dikalahkan, sementara Óscar Gutiérrez dan Jake Lewis juga diperkirakan akan memberi persaingan ketat.
Keberhasilan Auckland FC mengalahkan Sydney FC untuk menjuarai Grand Final A-League 2026 bukan hanya menghadiahkan gelar liga pertama bagi klub tersebut, tetapi juga menempatkan klub asal Selandia Baru itu dalam kelompok yang cukup unik dalam sepak bola dunia.
Keikutsertaan lintas negara dalam liga domestik memang bukan hal yang biasa. Namun, yang lebih jarang lagi adalah klub dari luar negeri yang bukan sekadar berkompetisi, tetapi juga berhasil menjadi juara liga utama di negara lain.
Berikut beberapa contoh klub yang pernah mencatat pencapaian serupa.
AS Monaco (Monaco → Prancis)
Meski berasal dari Monako, AS Monaco sudah lama menjadi bagian dari sistem sepak bola Prancis. Klub tersebut tampil sebagai salah satu kekuatan besar Ligue 1 dengan delapan gelar liga, menjadikannya contoh paling terkenal dari klub asing yang sukses menaklukkan liga negara tetangga.
Singapore FA (Singapura → Malaysia)
Sebelum Singapura memiliki struktur liga domestik modern, tim perwakilan negara itu menjadi salah satu peserta tetap dalam kompetisi sepak bola Malaysia. Mereka dua kali menjadi juara liga utama Malaysia pada 1985 dan 1994, serta tetap menjadi tim kedua tersukses dalam sejarah Piala Malaysia dengan 24 gelar.
LionsXII (Singapura → Malaysia)
Singapura kembali ke kompetisi domestik Malaysia pada tahun 2012 melalui proyek LionsXII. Tim tersebut langsung mencuri perhatian dengan finis sebagai runner-up Liga Super Malaysia di musim debut, sebelum melangkah lebih jauh dengan menjuarai liga pada tahun 2013. Mereka juga menambah gelar Piala FA Malaysia pada tahun 2015 sebelum proyek itu dihentikan dan tim dibubarkan.
Albirex Niigata (S) (Jepang → Singapura)
Albirex Niigata (S) menjadi salah satu klub asing tersukses dalam sejarah sepak bola Singapura. Bergabung ke S.League pada tahun 2004 sebagai klub satelit Albirex Niigata dari Jepang, mereka mulai meraih gelar liga pada tahun 2016 sebelum menambah lima gelar lagi pada tahun 2017, 2018, 2020, 2022, dan 2023. Dominasi tersebut menjadikan Albirex salah satu klub tersukses dalam sejarah liga utama Singapura.
Jika Albirex mendominasi dalam jangka panjang, Étoile justru menciptakan dampak instan. Klub yang diperkuat mayoritas pemain Prancis itu menjuarai S.League pada musim debut mereka pada tahun 2010, sekaligus menjadi klub asing pertama yang meraih gelar liga utama Singapura. Namun klub tersebut hanya bertahan hingga 2011 sebelum dibubarkan akibat masalah keuangan.
DPMM (Brunei → Singapura)
DPMM dari Brunei membuktikan mereka mampu bersaing di luar negeri dengan menjuarai liga utama Singapura pada tahun 2015 sebelum mengulangi prestasi itu pada tahun 2019. Kedua gelar tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah klub setelah bertahun-tahun berkompetisi di luar sistem liga domestik Brunei.
Derry City (Irlandia Utara → Republik Irlandia)
Meski berbasis di Irlandia Utara, Derry City bermain di liga Republik Irlandia dan pernah dua kali menjadi juara liga. Keberhasilan mereka pada musim 1988/89 terasa lebih istimewa karena juga dibarengi dengan gelar FAI Cup dan League Cup.
Berbasis di Oswestry tetapi bermain dalam sistem liga Wales, The New Saints menjadi kekuatan dominan dalam sepak bola Wales modern. Dengan 18 gelar liga, mereka merupakan klub tersukses dalam sejarah Cymru Premier, sekaligus menikmati periode panjang dominasi di kompetisi piala domestik.
Juara NASCAR Cup Series dua kali, Kyle Busch, meninggal dunia pada usia 41 tahun, menurut konfirmasi NASCAR pada hari Kamis.
Kabar wafatnya diumumkan hanya beberapa jam setelah keluarganya mengungkapkan bahwa Busch dilarikan ke rumah sakit akibat sakit kritis dan tidak dapat tampil dalam balapan Coca-Cola 600 akhir pekan ini.
Busch merupakan salah satu nama terbesar di era modern NASCAR, dengan keberhasilan menjuarai Cup Series pada tahun 2015 dan 2019.
Ia juga memegang rekor sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di tiga seri utama NASCAR dengan total 234 kemenangan, yang menempatkannya sebagai salah satu pembalap tersukses dalam sejarah olahraga tersebut.
Busch masih berkompetisi penuh di Cup Series pada musim 2026, sementara kemenangan balapan terakhirnya diraih pada tahun 2023.
Selain sukses di Cup Series, ia juga menorehkan prestasi besar di Xfinity Series dan Truck Series, memperkuat reputasinya sebagai salah satu pembalap paling serbabisa dan paling produktif yang pernah dimiliki NASCAR.
Menyusul kabar wafatnya, penghormatan mulai mengalir dari dunia motorsport ketika tim, pembalap, dan penggemar mengenang warisan salah satu bintang terbesar NASCAR itu.
Cristiano Ronaldo akhirnya meraih gelar liga pertamanya bersama Al Nassr setelah klub tersebut memastikan diri sebagai juara Saudi Pro League musim 2025/26 lewat kemenangan 4-1 atas Damac pada laga penutup musim.
Al Nassr turun dengan misi meraih kemenangan atau setidaknya menyamai hasil pesaing terdekat, Al Hilal, untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen.
Sadio Mané dan Kingsley Coman lebih dulu membawa tuan rumah unggul, tetapi Damac sempat memperkecil ketertinggalan melalui Morlaye Sylla.
Namun dua gol Ronaldo pada menit ke-62 dan ke-80 memupus harapan kebangkitan tim tamu sekaligus memastikan gelar menjadi milik Al Nassr.
Gelar ini mengakhiri puasa tujuh tahun Al Nassr tanpa trofi liga, sekaligus menghadiahkan Ronaldo kesuksesan domestik yang telah dinantikannya sejak bergabung dengan klub tersebut pada Januari 2023.
Ini juga menjadi trofi kedua pemain Portugal berusia 41 tahun itu bersama Al Nassr setelah sebelumnya menjuarai Arab Club Champions Cup pada tahun 2023.