Milan Taklukkan Inter di Derby della Madonnina, Perebutan Scudetto Makin Sengit

Selebrasi pemain Milan usai mengalahkan Inter di Derby della Madonnina (Nicolo Campo/Imago).

Giornata ke-12 Serie A menghadirkan drama besar di San Siro. Pada Ahad (23/11/2025), AC Milan menundukkan Inter 1-0 dalam Derby della Madonnina berkat gol tunggal Christian Pulisic pada menit ke-54, di laga yang penuh ketegangan dan peluang terbuang.

Derby Penuh Ketegangan: Inter Dominan, Milan Efisien

Inter sebenarnya tampil lebih agresif, menciptakan banyak peluang, bahkan dua kali membentur tiang gawang. Kesempatan emas datang lewat penalti di babak kedua, tetapi Hakan Çalhanoğlu gagal menaklukkan Mike Maignan yang tampil gemilang di bawah mistar.

Meski terus menekan hingga akhir, Nerazzurri tak mampu menyamakan kedudukan. Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengungkapkan rasa kecewa namun tetap optimis:

“Kami menunjukkan kualitas, fokus, dan kedewasaan di lapangan. Sayangnya, kami dua kali mengenai tiang, lalu mereka memanfaatkan kesalahan pertama kami. Itulah sepak bola. Yang penting kami bangkit, belajar dari kesalahan, dan terus berkembang, karena musim ini masih panjang,” ujar Chivu.

Rekor Bersejarah untuk Milan

Kemenangan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Milan atas Inter menjadi enam laga beruntun di semua kompetisi (4 menang, 2 imbang)—rekor terbaik sejak periode November 2002 hingga April 2005 (10 laga).

Rossoneri kini hanya berselisih dua poin dari AS Roma di puncak klasemen, dan Pulisic menegaskan ambisi tim:

“Kami tidak hanya melihat posisi puncak sepanjang musim. Yang terpenting adalah berada di sana saat waktunya tiba. Kami jalani laga demi laga. Kemenangan besar seperti ini melawan tim besar memberi kami dorongan besar. Semoga ini jadi pesan untuk liga, tapi kami harus terus konsisten,” kata Pulisic.

 

Roma Pertahankan Puncak

Sebelum Derbi Milan, AS Roma menang 3-1 atas Cremonese, memastikan mereka tetap memimpin klasemen setelah pekan lalu berbagi posisi dengan Inter. Kini persaingan semakin ketat: selisih antara Roma di puncak dan Inter serta Bologna di posisi 4-5 hanya tiga poin!

Chivu pun mengakui tekanan yang ada: “Tentu saja, kalah di derbi dan menelan kekalahan keempat dari 12 laga terlalu banyak. Tapi untungnya klasemen masih rapat, dan kami masih dalam persaingan.”

Dengan jarak tipis di papan atas, sulit menentukan siapa favorit juara musim ini. Roma konsisten, Milan bangkit, Inter bertekad mengejar—semua menjanjikan persaingan sengit hingga akhir.

Jorge Martin: From Heaven to Hell

Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia

SPOTV NOW