Western United dicoret dari A-Leagues

Western United dicoret dari kompetisi A-League Men dan Women musim 2026/27 setelah Australian Professional Leagues (APL) mengakhiri perjanjian partisipasi klub tersebut menyusul masalah keuangan dan kepemilikan yang belum terselesaikan.

Keputusan itu berarti kedua tim Western United tidak akan kembali bertanding ketika musim baru dimulai pada 16 Oktober, setelah melewati seluruh musim 2025/26 dengan status hibernasi bersyarat.

Ketua APL Stephen Conroy mengatakan pihak liga telah bekerja sama secara intensif dengan Western United sejak September tahun lalu ketika klub tersebut berupaya menyelesaikan masalah keuangan, tata kelola, dan hukum yang dihadapi.

Namun, dewan APL akhirnya memutuskan mencoret Western United setelah menilai klub tersebut gagal memenuhi sejumlah kewajiban yang ditetapkan, termasuk kepatuhan terhadap Peraturan Lisensi Klub Nasional Football Australia.

Perkembangan terbaru ini terjadi hampir setahun setelah WMG Football Club Limited, perusahaan yang memiliki dan mengelola Western United, diperintahkan menjalani proses likuidasi oleh Pengadilan Federal Australia.

Meski kini dicoret dari A-Leagues, Western United menegaskan keputusan tersebut tidak serta-merta menandai berakhirnya perjalanan klub.

Dalam pernyataannya, Western United mengatakan telah bekerja sama dengan APL untuk mencari solusi demi memastikan kelangsungan klub di bawah kepemilikan baru, dengan perkembangan terbaru tersebut membuka peluang bagi masuknya investor dan manajemen baru.

Western United kini menargetkan kembali ke A-Leagues pada musim 2027/28, dengan mempertahankan identitas klub serta struktur akademinya di wilayah barat Melbourne menjadi salah satu prioritas utama.

Western United bergabung dengan A-League Men sebagai tim baru pada tahun 2019 sebelum menjadi juara hanya tiga tahun kemudian, sementara tim wanita mereka mencuri perhatian dengan menjadi runner-up pada musim debut 2022/23.