Ketidakpastian melanda persiapan SEA Games ke-33 tahun 2025 di Thailand seiring dengan terus meluasnya banjir bandang di sejumlah wilayah. Bencana alam ini menimbulkan keraguan serius mengenai kesiapan negara tersebut untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga multi-cabang regional.
Thailand seharusnya menjadi tuan rumah SEA Games di tiga lokasi utama: Bangkok, Chonburi, dan Songkhla. Rangkaian pertandingan direncanakan dimulai secara tidak resmi pada 3 Desember, dan acara akan berlangsung selama 17 hari hingga 20 Desember 2025.
Namun, curah hujan lebat yang terjadi baru-baru ini telah menenggelamkan beberapa wilayah negara, termasuk Songkhla, yang bahkan telah dinyatakan oleh pemerintah Thailand sebagai zona bencana pada hari Selasa.
Relokasi Cabang Olahraga Mendadak
Media lokal melaporkan bahwa sejumlah cabang olahraga yang semula dijadwalkan berlangsung di Songkhla terpaksa dipindahkan ke lokasi lain. Cabang-cabang yang terdampak meliputi sepak bola, silat, karate, wushu, gulat, dan Muay Thai.
Sayangnya, prakiraan cuaca meteorologi memperingatkan bahwa hujan deras diperkirakan masih akan berlanjut hingga awal tahun 2026. Hal ini jelas meningkatkan kemungkinan adanya gangguan lebih lanjut dan penyesuaian logistik yang harus dilakukan pada saat-saat terakhir menjelang acara.
Dengan kurang dari dua minggu menjelang upacara pembukaan resmi pada 9 Desember, publik menantikan kejelasan. Para penyelenggara diharapkan segera memberikan pembaruan yang lebih pasti mengenai nasib ajang olahraga bergengsi Asia Tenggara ini.



