Duo Malaysia jadi pemain squash pertama lolos ke LA28

(Olympic Council of Malaysia/Facebook)

Ng Eain Yow dan Sivasangari Subramaniam mencetak sejarah setelah menjadi dua pemain squash pertama yang memastikan tempat di Olimpiade setelah masing-masing meraih medali emas nomor tunggal di Asian Games 2026.

Kedua wakil Malaysia tersebut mempertahankan gelar masing-masing di Aichi-Nagoya pada hari Minggu, sekaligus mendapatkan tiket otomatis ke Los Angeles 2028 (LA28), yang akan menjadi debut squash di pentas Olimpiade.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by World Squash (@worldsquashofficial)

Ng lebih dahulu memastikan tempat setelah mengalahkan pemain India, Abhay Singh, 11-9, 11-5, 11-5 dalam final tunggal putra.

Pemain berusia 28 tahun itu menjalani seluruh turnamen tanpa kehilangan satu game sebelum menjadi pemain squash pertama dalam sejarah yang lolos ke Olimpiade.

Tidak lama kemudian, Sivasangari menyusul dengan kemenangan meyakinkan atas wakil India lainnya, Anahat Singh, dalam final tunggal putri.

Pemain peringkat lima dunia itu hanya membutuhkan tiga game untuk menundukkan Anahat, 18, dengan skor 11-4, 11-4, 11-7, sekaligus mempertahankan medali emas tunggal Asian Games.

Kesuksesan ganda tersebut juga menjadikan Ng dan Sivasangari sebagai atlet Malaysia pertama yang memastikan tempat di LA28, lebih dari 20 bulan sebelum pesta olahraga tersebut dimulai.

Squash akan menjalani debutnya di Olimpiade Los Angeles dengan nomor tunggal putra dan putri masing-masing diikuti 16 pemain.

Asian Games 2026 menjadi turnamen pertama yang menawarkan tiket kualifikasi ke LA28, dengan peraih medali emas tunggal putra dan putri mendapatkan tempat secara otomatis.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by World Squash (@worldsquashofficial)