Liverpool Terpuruk di Liga Inggris: Masih Ada Peluang Juara?

Virgil van Dijk saat melawan Manchester City di Etihad Stadium, Manchester. (Andrew Yates/IMAGO / Sportimage)

 

Kekalahan telak 0-3 Liverpool dari Manchester City di pekan ke-11 lalu menjadi tamparan keras. Terlepas dari kontroversi terkait gol Virgil van Dijk yang dianulir, performa The Reds di Etihad terlihat sangat datar dan jauh dari standar tim juara. Apakah kini aman untuk mengatakan bahwa tim Arne Slot sudah keluar dari persaingan gelar Liga Inggris?

Posisi yang Mengkhawatirkan

Kekalahan tersebut membuat Liverpool terperosok ke posisi ke-8 di klasemen Liga Inggris. Mereka kini tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen setelah menelan lima kekalahan hanya dalam 11 pertandingan. Lebih parah lagi, mereka mencatat empat kekalahan tandang beruntun.

Hasil buruk melawan City menghancurkan momentum yang sempat terbangun dari kemenangan atas Aston Villa dan kemenangan impresif di Liga Champions melawan Real Madrid. Seperti yang dikatakan legenda EPL Alan Shearer, konsistensi yang dibutuhkan untuk menjadi penantang gelar jelas tidak terlihat.

“Saya cukup terkejut karena saya pikir laga melawan Real Madrid bisa menjadi titik balik bagi mereka,” ujar Shearer. “Saya pikir itu bisa menjadi tanda untuk mereka berkata, ‘Ayo, kita gas, kita lanjutkan musim ini.’ Tapi kenyataannya mereka kembali ke performa beberapa minggu sebelumnya. Mereka benar-benar datar; pertahanannya sangat buruk.”

Jalan Terjal di Depan

Untuk tetap bersaing memperebutkan gelar, Liverpool harus mencatat laju kemenangan yang luar biasa. Shearer menilai gunung yang harus didaki sudah terlalu terjal:

Berbicara kepada Betfair, ia mengatakan: “Jika Liverpool terus bermain seperti saat melawan Manchester City, mereka tidak akan memenangkan apa pun. Mereka akan tersingkir dari semua kompetisi. Mereka punya Piala FA dan Liga Champions, tapi saya pikir gelar liga sudah hilang setelah mereka kalah lima kali.”

“Saya tidak melihat mereka berada dalam persaingan gelar sekarang. Mereka harus memenangkan setiap pertandingan hingga akhir musim. Saya rasa itu tidak mungkin. Jadi, saya pikir perebutan gelar mereka sudah selesai. Tinggal Liga Champions atau Piala FA untuk Liverpool, tapi mereka juga tidak akan memenangkan itu kecuali mereka membaik.”

Sikap Pantang Menyerah dan Secercah Harapan

Meski kritik datang bertubi-tubi, sang kapten tetap menunjukkan sikap pantang menyerah. Berbicara kepada beIN SPORTS, Virgil van Dijk mengakui kekalahan telak tersebut, namun berjanji tim akan terus berjuang:

“Kenyataannya kami kalah 3-0 dan itu pukulan besar,” kata sang kapten. “Kami tidak akan menyerah. Ini baru bulan November dan kami siap untuk musim yang panjang dan pertarungan besar.”

Semangat juang Van Dijk menjadi satu-satunya harapan tipis yang tersisa. Sepanjang era Premier League (sejak 1992), belum pernah ada tim yang mengangkat trofi setelah mencatat lima kekalahan hingga pekan ke-11.

Namun, jika menengok sejarah kompetisi kasta tertinggi Inggris, ada beberapa juara yang berhasil bangkit dari awal musim yang buruk:

Musim Juara Status Kekalahan (Setelah 11 Laga)
1967/68 Manchester City 5 Kekalahan
1912/13 Sunderland 5 Kekalahan
1905/06 Liverpool 5 Kekalahan

Salah satu tim tersebut adalah Liverpool sendiri, pada musim 1905-06. Meski Premier League modern menuntut konsistensi jauh lebih tinggi dibanding era tersebut, catatan sejarah ini—ditambah kata-kata penuh tekad sang kapten—menjadi secercah harapan bagi tim Arne Slot yang sedang terpuruk.

Jorge Martin: From Heaven to Hell

Coming into the season as the reigning World Champion, the Spaniard endured a nightmare year, as injury derailed his debut campaign with Aprilia

SPOTV NOW