Aprilia tetap waspadai Marquez jelang GP Aragon

(Diego Sperani/MotoGP)

Aprilia meninggalkan Silverstone dengan hasil gemilang, tetapi menyadari situasinya mungkin berbeda ketika MotoGP kembali bergulir di MotorLand Aragon pada akhir Agustus.

Motor Aprilia mendominasi kedua balapan Grand Prix Inggris, dengan Jorge Martin memenangi sprint pada hari Sabtu sebelum Raul Fernandez menjadi juara pada hari Minggu.

Hasil tersebut membuat tiga pembalap Aprilia berada di atas Marc Marquez dalam klasemen kejuaraan, dengan Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura kini menempati tiga posisi teratas, sementara Marquez berada di urutan keempat.

Namun, CEO Aprilia Massimo Rivola menilai hasil di Silverstone tidak dapat dijadikan patokan menjelang tiga balapan berikutnya, terutama karena Aragon merupakan salah satu sirkuit tersukses bagi Marquez.

“Saya rasa Aragon memang sirkuit Marc, sementara Misano World Circuit dan Red Bull Ring lebih cocok untuk Ducati,” kata Rivola seperti dikutip Moto.it.

“Namun, sejak pertengahan tahun lalu, Aprilia sudah menunjukkan bahwa kami semakin kompetitif di lebih banyak sirkuit dibandingkan sebelumnya.

“Dengan dua pembalap yang kami miliki dan tim yang sedang dalam performa bagus, saya tidak ingin mengatakan bahwa kami tidak takut kepada siapa pun, tetapi kami pasti akan bersaing hingga akhir.”

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MotoGP™ (@motogp)

Rekor Marquez di MotorLand Aragon menjelaskan mengapa Rivola memilih untuk tetap berhati-hati.

Pembalap Spanyol itu telah meraih tujuh kemenangan MotoGP di sirkuit tersebut, sementara tidak ada pembalap lain yang pernah menang lebih dari dua kali sejak Aragon masuk kalender kejuaraan pada tahun 2010.

Setelah kehilangan poin berharga di Silverstone, Aragon menjadi kesempatan terbaik bagi Marquez untuk kembali memberikan tekanan kepada para pembalap Aprilia dalam perebutan gelar juara dunia.

Grand Prix Aragon 2026 akan disiarkan secara langsung melalui SPOTV NOW.