Awal tahun 2026 menjadi mimpi buruk bagi Al Nassr. Dalam waktu hanya dua pekan, tim yang sempat memimpin klasemen Saudi Pro League kini harus rela tertinggal empat poin dari sang rival, Al Hilal.
Tren negatif ini sudah terendus sejak malam penutupan tahun 2025, saat mereka ditahan imbang 2-2 oleh Al Ettifaq. Setelah ditekuk Al Ahli 2-3 pekan lalu, armada asuhan Jorge Jesus kembali menelan pil pahit pada Kamis (8/1/2026) malam dengan kekalahan 1-2 di tangan Al Qadsiah di Al Awwal Park.
#SaudiProLeague ⚽ – Ronaldo sampe geleng-geleng… Blunder Al-Aqidi dimanfaatkan dengan baik oleh Julián Quiñones 🏃💨
Saksikan Roshn Saudi League hanya di Aplikasi SPOTV NOW!
Follow kami untuk konten Sepak Bola lainnya! 📲⚽#SPOTVIndonesia pic.twitter.com/FNhtUWM29p— SPOTV Indonesia (@SPOTV_Indonesia) January 8, 2026
Blunder di Lapangan
Petaka bagi Al Nassr dimulai pada menit ke-51. Sebuah kesalahan fatal dari penjaga gawang Nawaf Al Aqidi berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh bintang Al Qadsiah, Julian Quinones.
Gol tersebut seolah meruntuhkan mentalitas para pemain Al Nassr. Keadaan semakin memburuk ketika Nahitan Nandez menggandakan keunggulan tim tamu pada menit ke-66.
Meski Cristiano Ronaldo berhasil mencetak gol balasan untuk memperkecil ketertinggalan, torehan gol ke-958 dalam kariernya tersebut terasa hambar. Di saat tim membutuhkan keajaiban, gol CR7 kali ini hanyalah sekadar hiburan di tengah kekecewaan fans.
Usai laga, Jorge Jesus tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyebut kekalahan ini murni karena kesalahan kolektif yang tak perlu.
“Al Nassr seolah memberikan kado gratis bagi Al Qadsiah. Cerita utama pertandingan ini hanyalah kekalahan akibat kesalahan-kesalahan individu,” ujar Jesus dengan nada getir. “Kami harus segera mengembalikan keseimbangan mental tim dan bersiap untuk laga berikutnya.”
Menatap Laga Hidup-Mati di Kingdom Arena
Tantangan berikutnya bukan main-main. Hari Senin besok, Al Nassr harus melawat ke Kingdom Arena untuk menghadapi sang pemuncak klasemen, Al Hilal. Jika kembali menelan kekalahan, selisih poin akan melebar menjadi tujuh angka—jarak yang sangat sulit dikejar mengingat konsistensi Al Hilal musim ini.
Di tengah badai kritik, Ronaldo mencoba meniupkan api semangat melalui pesan singkat di media sosialnya: “Perjuangan ini belum berakhir. Kami terus bekerja dan kita akan bangkit bersama!”
Akankah janji kebangkitan itu terwujud di Derby Riyadh, atau justru menjadi saksi runtuhnya ambisi juara Al Nassr tahun ini? Menarik untuk kita nantikan.



